114 Peserta dari 38 Majelis Taklim Ikuti Evaluasi Semester I Silabus MT Tingkat Kecamatan Medan Perjuangan

Medan (Humas) – Sebanyak 114 peserta yang merupakan perwakilan terbaik dari 38 Majelis Taklim (MT) binaan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan mengikuti Evaluasi Semester I Silabus Majelis Taklim Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Falah, Jalan Ibrahim Umar, Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (6/7/2026).

Para peserta merupakan peraih peringkat pertama, kedua, dan ketiga dari masing-masing Majelis Taklim yang sebelumnya telah mengikuti evaluasi di tingkat majelis. Mereka kemudian berkompetisi di tingkat kecamatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemahaman keagamaan di lingkungan Majelis Taklim.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat. Hadir dalam kegiatan ini para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Perjuangan, yakni Dr. H. M. Abdullah Amin Hasibuan, M.A., H. M. Affan Sihite, S.H.I., Ahmad Supriadi, S.Ag., H. M. Hendra Saleh Panggabean, S.Ag., serta para pengurus Majelis Taklim se-Kecamatan Medan Perjuangan.

Koordinator Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Perjuangan, Dr. H. M. Abdullah Amin Hasibuan, M.A., menjelaskan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan yang telah disusun dalam silabus Majelis Taklim.

“Evaluasi Semester I ini menjadi tolok ukur sejauh mana materi pembelajaran telah dipahami oleh para jamaah Majelis Taklim. Setelah ini, pembelajaran akan dilanjutkan pada Semester II dan kembali dievaluasi pada akhir tahun. Dengan demikian, proses pembelajaran berlangsung secara terarah, terukur, dan berkesinambungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh peserta yang mengikuti evaluasi tingkat kecamatan merupakan delegasi terbaik dari masing-masing Majelis Taklim.

“Hari ini yang mengikuti evaluasi adalah para juara pertama, kedua, dan ketiga dari 38 Majelis Taklim di Kecamatan Medan Perjuangan. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang menjadi inovasi dalam pembinaan Majelis Taklim sehingga mampu melahirkan jamaah yang semakin memahami ajaran Islam serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Majelis Taklim, Hj. Efrida Harahap, mengajak seluruh peserta untuk menjadikan evaluasi ini sebagai motivasi dalam memperdalam ilmu agama.

“Jangan jadikan evaluasi ini sebagai beban, tetapi sebagai penyemangat untuk terus belajar dan menambah wawasan keislaman. Semoga ilmu yang dipelajari menjadi bekal kehidupan dan mengantarkan kita meraih ridha Allah SWT,”tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, H. M. Affan Sihite, S.H.I., selaku pembawa acara sekaligus panitia, menjelaskan mekanisme pelaksanaan evaluasi. Ia menerangkan bahwa peserta mengerjakan 50 soal pilihan berganda yang dibacakan sebanyak dua kali oleh tim penyuluh.

“Setiap peserta hanya diminta memilih salah satu jawaban, yaitu A, B, C, atau D. Soal dibacakan dua kali agar seluruh peserta dapat mengikuti evaluasi dengan baik dan memahami setiap pertanyaan yang disampaikan,” jelasnya.

Adapun soal-soal evaluasi dibacakan oleh Ahmad Supriadi, S.Ag. dan H. M. Hendra Saleh Panggabean, S.Ag., yang berlangsung dengan penuh ketelitian dan kondusif.

Panitia menyampaikan bahwa hasil evaluasi akan diumumkan pada Rabu, 8 Juli 2026, bertepatan dengan pelaksanaan Pengajian Akbar Istiqamah Majelis Taklim se-Kecamatan Medan Perjuangan. Kegiatan tersebut direncanakan akan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Medan Perjuangan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan, para lurah, serta tamu undangan lainnya.

Selain pengumuman pemenang evaluasi, rangkaian acara juga akan diisi dengan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, tepung tawar bagi jamaah haji Majelis Taklim yang baru kembali dari Tanah Suci, serta penyambutan kunjungan silaturahmi Majelis Taklim dari Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

Melalui kegiatan evaluasi ini, KUA Kecamatan Medan Perjuangan bersama para Penyuluh Agama Islam terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan Majelis Taklim. Diharapkan program evaluasi yang dilaksanakan secara berkala mampu melahirkan Majelis Taklim yang semakin aktif, berkualitas, dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta, penyuluh, serta pengurus Majelis Taklim sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen untuk terus memajukan syiar Islam di Kecamatan Medan Perjuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *