Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan terus menghadirkan pelayanan dan pembinaan rohani yang memberikan penguatan spiritual bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan. Melalui ibadah yang dilaksanakan di Panti Asuhan Sendoro, Jalan Antariksa, Kecamatan Medan Polonia, Kamis (9/7/2026), anak-anak panti diajak menjadikan firman Tuhan sebagai pegangan hidup untuk melangkah dengan iman, harapan, dan semangat dalam meraih masa depan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kekeluargaan. Ibadah diisi dengan pujian dan penyembahan, doa bersama, penyampaian firman Tuhan, serta doa syafaat yang dipimpin oleh Natalina Tumanggor. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti dengan antusias oleh anak-anak panti asuhan yang tampak khusyuk mengikuti setiap sesi ibadah.
Firman Tuhan disampaikan oleh Penyuluh Agama Kristen Hernawati Ginting, S.Th. dengan mengangkat nats 2 Korintus 5:7, “Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.” Dalam khotbahnya, Hernawati menjelaskan bahwa ayat tersebut mengajarkan setiap orang percaya untuk tetap melangkah dengan iman meskipun belum mengetahui secara pasti apa yang akan terjadi di masa depan.
Menurutnya, kepercayaan kepada Tuhan akan menumbuhkan keberanian, keteguhan hati, dan optimisme dalam menghadapi setiap tantangan kehidupan.
“Firman Tuhan melalui 2 Korintus 5:7 mengajarkan kita untuk hidup karena percaya, bukan karena melihat. Jangan pernah takut melangkah hanya karena keadaan yang kita hadapi hari ini. Tetaplah percaya kepada Tuhan, terus belajar, berbuat baik, dan peliharalah iman, karena Tuhan selalu menyertai setiap langkah orang yang berharap kepada-Nya,” ujar Hernawati.
Ia juga mengingatkan anak-anak panti agar tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk menyerah dalam mengejar cita-cita. Sebaliknya, setiap tantangan hendaknya dijadikan motivasi untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan membangun karakter yang baik.
“Percayalah bahwa Tuhan memiliki rencana yang indah bagi setiap anak. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, hormati para pengasuh dan guru, serta jadilah pribadi yang rendah hati dan penuh kasih. Dengan iman yang teguh, tidak ada impian yang terlalu besar untuk diwujudkan,” tambahnya.
Suasana ibadah berlangsung hangat dan penuh makna. Anak-anak mengikuti pujian, doa, dan penyampaian firman Tuhan dengan penuh perhatian. Interaksi yang terjalin selama kegiatan juga menjadi ruang bagi mereka untuk memperoleh motivasi, penguatan spiritual, dan semangat baru dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Melalui pembinaan rohani yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan terus berupaya mendampingi anak-anak panti asuhan agar memiliki iman yang kokoh, karakter yang baik, serta optimisme dalam menyongsong masa depan. Diharapkan kegiatan ini menjadi bekal spiritual yang mendorong mereka untuk terus bertumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi sesama.

