Melalui Yesaya 40:29–31, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Teguhkan Iman dan Semangat Pengabdian Tenaga Kesehatan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan spiritual bagi aparatur dan masyarakat melalui pelayanan keagamaan di berbagai sektor. Salah satunya diwujudkan melalui ibadah pembinaan rohani yang dilaksanakan di Puskesmas Glugur Kota, Jalan KL. Yos Sudarso No. 47, Simpang Tanjung, Kecamatan Medan Barat, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh tenaga kesehatan dan pegawai Puskesmas Glugur Kota tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh penghayatan. Ibadah diisi dengan pujian dan penyembahan, doa bersama, serta penyampaian firman Tuhan yang bertujuan memberikan penguatan rohani bagi para tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Firman Tuhan disampaikan oleh Penyuluh Agama Kristen Darminta Berutu dengan mengangkat nats Yesaya 40:29–31. Dalam khotbahnya, ia menjelaskan bahwa Tuhan senantiasa memberikan kekuatan baru kepada setiap orang yang berharap kepada-Nya. Pesan tersebut dinilai sangat relevan bagi tenaga kesehatan yang setiap hari mengemban tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh dedikasi.

“Firman Tuhan dalam Yesaya 40:29–31 mengingatkan bahwa Tuhan memberikan kekuatan kepada orang yang lemah dan menambah semangat kepada mereka yang tidak berdaya. Ketika kita tetap berharap kepada Tuhan, Dia akan memperbarui kekuatan kita sehingga mampu menjalankan setiap tugas dengan penuh kesetiaan, kasih, dan sukacita,” ujar Darminta.

Ia menegaskan bahwa profesi tenaga kesehatan merupakan panggilan mulia yang tidak hanya membutuhkan kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga keteguhan iman, kesabaran, dan hati yang penuh kasih dalam melayani setiap pasien.

“Di tengah kesibukan dan berbagai tantangan pekerjaan, jangan pernah kehilangan pengharapan kepada Tuhan. Ketika kekuatan manusia memiliki batas, Tuhan akan memberikan kekuatan yang baru bagi setiap orang yang tetap percaya dan bersandar kepada-Nya. Dengan demikian, setiap pelayanan yang kita lakukan akan menjadi berkat bagi banyak orang,” tambahnya.

Menurut Darminta, pembinaan rohani menjadi salah satu sarana penting untuk menjaga keseimbangan antara pelayanan profesional dan kehidupan spiritual. Dengan iman yang kokoh, tenaga kesehatan diharapkan mampu menjalankan tugas dengan integritas, empati, serta semangat pengabdian yang tinggi.

Rangkaian ibadah berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias, mulai dari pujian, doa bersama, hingga perenungan firman Tuhan yang memberikan motivasi dan penguatan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat di bidang kesehatan.

Melalui kegiatan pembinaan rohani ini, Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi tenaga kesehatan melalui pelayanan keagamaan yang berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini semakin memperteguh iman, memperbarui semangat pengabdian, serta membangun karakter yang penuh kasih sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat semakin humanis, profesional, dan membawa manfaat bagi sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *