Medan (Humas) — Dalam suasana hangat perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Penyuluh Agama Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Ari Suryana, S.Pd., memberikan penyuluhan kepada muda-mudi Buddhis di Vihara Sahassa Buddha, Sabtu (21/2/2026).
Mengawali kegiatan, Ari Suryana menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh peserta. “Selamat Tahun Baru Imlek, semoga membawa keberkahan, kesejahteraan, kebahagiaan, dan kedamaian untuk kita semua,” ujarnya disambut antusias para peserta.
Dalam ceramahnya, penyuluh agama Buddha menekankan pentingnya generasi muda Buddhis memiliki kecakapan digital dan kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan bahwa media sosial dapat menjadi sarana menebar kebaikan apabila digunakan secara bertanggung jawab, namun juga dapat menimbulkan dampak negatif apabila disalahgunakan.

Ia juga mengajak muda-mudi untuk mempraktikkan nilai-nilai Buddhis seperti samma vaca (ucapan benar), sati (kesadaran), dan panna (kebijaksanaan) dalam aktivitas bermedia sosial. Menurutnya, setiap unggahan hendaknya dipertimbangkan dari sisi manfaat, kebenaran, dan dampaknya bagi orang lain.
“Gunakan media sosial untuk menyebarkan pesan damai, inspirasi kebajikan, dan mempererat persaudaraan, bukan untuk menyebarkan kebencian atau informasi yang belum jelas kebenarannya,” pesannya.
Para peserta yang merupakan muda-mudi Buddhis tampak antusias mengikuti penyuluhan yang berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi ringan seputar tantangan generasi muda di era digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan muda-mudi Buddhis di Kota Medan semakin bijak dalam bermedia sosial serta mampu menjadi agen penyebar nilai-nilai kedamaian dan kebajikan di ruang digital.

