Medan (Humas) Kepala madrasah se-Kota Medan bersinergi memeriahkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-59 Kota Medan dengan mengunjungi dan meramaikan stand Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan. Kegiatan ini berlangsung di arena MTQ yang berlokasi di JL. Gatot Subroto Km 5, Simpang Tomang Elok, Kelurahan Simpang Tanjung, pada Rabu, (15/4/2026).
Kehadiran para kepala madrasah dari berbagai jenjang menjadi bukti nyata dukungan dunia pendidikan terhadap suksesnya pelaksanaan MTQ.
Para kepala madrasah yang hadir di antaranya Khairina Hasibuan dari MIN 2 Medan, Safaaita dari MIN 7 Medan, Sri Daarmawati dari MIN 5 Medan, Purnama Lubis dari MIN 8 Medan, serta Pesta Berampu dari MTsN 2 Medan. Kedatangan mereka disambut hangat oleh penjaga stand Kemenag, Paidi, S.Ag, yang juga merupakan penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terlihat dalam interaksi antara para tamu dan petugas stand.
Dalam sesi dialog, Ayu mewakili rombongan menanyakan program-program yang dihadirkan oleh Kemenag Kota Medan di stand tersebut. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Paidi yang menjelaskan salah satu program unggulan yang cukup menarik perhatian pengunjung, yaitu layanan nikah gratis yang digelar selama MTQ berlangsung.
“Salah satu program unggulan yang Kementerian Agama hadirkan di stand MTQ ke-59 ini adalah nikah gratis, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Paidi.
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para kepala madrasah. Bahkan suasana semakin meriah ketika salah satu di antara mereka berseloroh bahwa sebagian besar dari rombongan adalah janda, sehingga program tersebut dinilai sangat relevan dan menarik. Selain memperkenalkan program, Paidi juga memberikan bimbingan keagamaan terkait pentingnya pernikahan. Ia menyampaikan bahwa dalam ajaran Islam, pernikahan merupakan penyempurna kehidupan manusia. “Nabi Adam meskipun berada di surga dengan segala kenikmatan, tetap merasa belum sempurna tanpa pasangan, sehingga Allah menciptakan Hawa sebagai pendampingnya,” jelasnya, menegaskan pentingnya memiliki pasangan hidup.
Kegiatan kunjungan kepala madrasah ke stand Kemenag Kota Medan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan meramaikan MTQ, tetapi juga sarana edukasi dan sosialisasi program keagamaan kepada masyarakat. Sinergi antara dunia pendidikan dan Kementerian Agama ini diharapkan dapat terus terjalin untuk mendukung kegiatan keagamaan serta pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang.(Paidi).

