Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Amplas, Syarto, menyampaikan tausiyyah Ramadan di Masjid Mukhlisin, Jalan Garu II B, Kelurahan Eka Kasih, Kecamatan Medan Amplas, Medan, Selasa (25/02/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) serta puluhan jamaah yang mengikuti acara dengan penuh khidmat.
Dalam tausiyyahnya yang berjudul “Apakah Puasa Melemahkan atau Menguatkan Etos Kerja?”, Syarto mengajak jamaah untuk memahami puasa sebagai ibadah yang tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter dan produktivitas.
Ia menjelaskan bahwa puasa melatih kedisiplinan, pengendalian diri, serta tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut merupakan unsur penting dalam membangun etos kerja yang kuat dan profesional.
“Puasa bukanlah alasan untuk menurunkan semangat kerja. Justru melalui puasa, seseorang dilatih untuk lebih sabar, jujur, dan amanah dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas diri secara menyeluruh. Setiap aktivitas, termasuk bekerja, dapat bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang benar dan sesuai dengan tuntunan agama.
Para jamaah tampak antusias mengikuti tausiyyah tersebut. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa puasa bukanlah penghalang produktivitas, melainkan sarana untuk memperkuat integritas, tanggung jawab, serta meningkatkan etos kerja dalam kehidupan sehari-hari.

