Hadiri Safari Ramadan Pemko Medan, Kakan Kemenag Medan Dukung Penguatan Poskamling di Lingkungan Warga

Medan (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Medan yang dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Muara Sipongi, Jalan Muara Sipongi, Kecamatan Medan Timur, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, serta dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah yang memadati masjid.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas menekankan pentingnya penguatan dan pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) di seluruh wilayah Kota Medan. Menurutnya, keberadaan poskamling memiliki peran penting sebagai pusat koordinasi masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus sebagai ruang komunikasi warga dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tingkat lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar menyampaikan dukungannya terhadap upaya penguatan poskamling sebagai bagian dari menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat. Ia menilai kebersamaan warga dalam menjaga lingkungan merupakan nilai yang sejalan dengan semangat kebersamaan yang diajarkan dalam ajaran Islam.

“Penguatan poskamling tidak hanya berkaitan dengan keamanan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan kepedulian antarwarga. Semangat kebersamaan seperti ini sangat penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat, terlebih di bulan suci Ramadan,” ujar Impun Siregar.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi momentum yang baik untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat berinteraksi langsung dengan warga sekaligus menyerap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Safari Ramadan bukan hanya agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan bertemu langsung seperti ini, berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat dapat didengar secara langsung,” tambahnya.

Sementara itu, dalam arahannya Rico Waas menyampaikan bahwa poskamling tidak hanya berfungsi sebagai tempat ronda malam, tetapi juga sebagai tempat berkumpulnya warga untuk memperkuat komunikasi sosial serta menyelesaikan persoalan di lingkungan sejak dini.

“Poskamling harus diperkuat. Kalau masyarakat kompak dan berkumpul di sana, kita bisa memahami persoalan yang ada dan menyelesaikannya perlahan-lahan sebelum masalah menjadi besar,” kata Rico Waas.

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan yang diterima dari jajaran kepolisian, jumlah poskamling aktif di Kota Medan terus mengalami peningkatan. Pada Agustus tahun lalu, jumlah poskamling aktif tercatat sekitar 1.160 unit dan kini meningkat menjadi sekitar 1.450 unit.

“Insyaallah, target kita sampai pertengahan tahun ini seluruh 2.001 lingkungan di Kota Medan sudah memiliki poskamling yang aktif,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Medan juga menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis kepada pengurus masjid dan masyarakat. Bantuan yang diberikan antara lain hibah Rp50 juta untuk rehabilitasi masjid, bantuan sosial Rp10 juta beserta paket Ramadan, akta pendirian koperasi masjid dan satu unit gerobak usaha, 100 bibit cabai, satu set tenis meja, rak buku, satu set buku dengan barcode e-book, serta santunan kepada 50 anak yatim piatu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut penceramah H. Amhar Nasution, Ketua BKM Al-Ikhlas Fahmi Saad Siregar, para staf ahli, asisten, pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta jamaah yang hadir mengikuti rangkaian Safari Ramadan. Program Safari Ramadan ini merupakan salah satu agenda Pemerintah Kota Medan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *