Penyuluh Agama KUA Medan Kota Sampaikan Tingkatkan Ketakwaan Prajurit di Bulan Ramadan di Masjid Komlekdam I/BB

Medan (Humas) — Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Kota, Imam Pratomo, M.H.I, melaksanakan tugas sebagai khatib sekaligus imam dalam pelaksanaan salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas Kompleks Komlekdam I/Bukit Barisan, Jalan Karya Wisata, Medan, Jumat (06/03/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program bimbingan dan penyuluhan keagamaan yang bertujuan memperkuat mental spiritual prajurit TNI serta masyarakat di lingkungan militer. Kehadiran penyuluh agama di mimbar-mimbar strategis diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan-pesan moderasi beragama serta nilai-nilai keislaman yang menyejukkan.

Dalam khutbahnya yang bertepatan dengan momentum Nuzulul Qur’an, Imam Pratomo mengangkat tema “Motivasi Ramadan: Integritas dan Disiplin Prajurit.” Ia menekankan bahwa ibadah puasa harus menjadi madrasah pembentukan karakter yang jujur, amanah, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia. Bagi seorang prajurit, nilai-nilai kedisiplinan dan kepatuhan yang diajarkan dalam puasa sejalan dengan sumpah prajurit untuk senantiasa setia kepada bangsa dan negara di bawah naungan ridha Allah SWT,” ujar Imam Pratomo di hadapan jamaah.

Dalam khutbahnya, ia juga mengajak para jamaah untuk memanfaatkan fase kedua Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah melalui beberapa langkah penting, di antaranya melakukan evaluasi diri (muhasabah) terhadap ibadah yang telah dilaksanakan, memperkuat ketahanan keluarga dengan membangun komunikasi yang harmonis dan religius dalam rumah tangga, serta mengoptimalkan ibadah malam seperti tilawah Al-Qur’an dan iktikaf dalam rangka menyambut malam Lailatul Qadar.

Pelaksanaan salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas Komplek Komlekdam I/BB berlangsung dengan khidmat dan tertib. Pihak satuan militer setempat mengapresiasi kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Medan Kota yang dinilai mampu memberikan pencerahan rohani yang relevan dengan dinamika kehidupan prajurit.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan seluruh prajurit yang sedang bertugas, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta keberkahan bagi Kota Medan di bulan Ramadan yang penuh kemuliaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *