Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kementerian Agama melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) dalam rangka penutupan Safari Ramadan Majelis Taklim Fatimah Az Zahra Medan Utara di Masjid Darul Ikhwan, Pasar 5 Matita, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Jumat (13/3/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 320 jemaah dari empat kecamatan, yakni Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Deli.
Acara diawali dengan pelaksanaan salat sunah tasbih yang dilanjutkan dengan zikir dan doa yang dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Belawan, Lela Hamidah.
Selanjutnya kegiatan dipandu oleh moderator Puligong Siregar, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Marelan. Dalam pengantarnya, ia mengingatkan para jemaah agar nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama Safari Ramadan tetap dijaga dan tidak berhenti hanya sampai kegiatan tersebut berakhir.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Puligong Siregar mengatakan, “Selesainya Safari Ramadan bukan berarti selesai pula silaturahmi dan amal saleh yang telah kita lakukan. Justru semangat kebersamaan, ibadah, dan kebaikan ini harus terus kita jaga dan kerjakan sepanjang Allah masih memberikan kehidupan kepada kita.”
Suasana semakin khusyuk dengan lantunan selawat yang dipimpin oleh Ketua PW Muslimat NU Sumatera Utara, Dra. Hj. Rohani, M.AP, yang diikuti oleh para Penyuluh Agama Islam, di antaranya Hj. Nunung Ismayanti (PAI Kecamatan Medan Marelan), Nita Lamongga (PAI Kecamatan Medan Barat), dan Lita Maysarah (PAI Kecamatan Medan Maimun).
Tausiah disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Labuhan, Dr. Marasakti Bangunan, M.Ag. Dalam ceramahnya, ia menjelaskan tentang beberapa perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam dan dapat menghalangi seseorang dari masuk surga apabila tidak bertaubat.
Ia mengingatkan jemaah agar menjauhi perbuatan-perbuatan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Dr. Marasakti Bangunan menyampaikan, “Ada empat golongan yang tidak akan diterima masuk surga, yaitu peminum khamar atau minuman keras, pemakan riba, orang yang memakan harta anak yatim, serta orang yang durhaka kepada kedua orang tua.”
Lebih lanjut, ia juga mengajak para jemaah untuk membangun keluarga yang kuat dalam nilai-nilai keimanan serta memperhatikan pendidikan akhlak anak-anak.
Ia menambahkan, “Mari kita bangun keluarga kita masing-masing, terutama dalam mendidik generasi kita agar menjadi anak yang saleh dan salehah, yang berbakti kepada orang tua serta menjauhi segala perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT.”
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembagian santunan kepada 60 orang lansia dan masyarakat kurang mampu. Bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula, dan 1 kotak teh. Santunan ini merupakan hasil kolaborasi dengan YBM Brilian dari dana infak Regional Office (RO) Medan.
Selain itu, panitia juga membagikan hadiah kepada jemaah yang rajin mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan keistiqamahan mereka.
Kegiatan Bimluh penutupan Safari Ramadan ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Putra Moroswana, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Deli. Acara berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan hingga selesai.

