Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung kegiatan lintas sektor dengan menghadirkan rohaniawan pada prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Analis Keimigrasian Ahli Pertama di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Senin (4/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala KUA Medan Belawan, Fauzal Habib, dipercaya sebagai rohaniawan yang memandu jalannya pengambilan sumpah jabatan. Kehadiran rohaniawan memberikan nuansa khidmat sekaligus memperkuat dimensi spiritual dalam prosesi pelantikan pejabat negara.
Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Para pejabat yang dilantik tampak mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan serius, menyadari bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas.
Penugasan rohaniawan oleh Kemenag Kota Medan merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi dari pihak Kantor Imigrasi Belawan. Hal ini mencerminkan sinergi yang baik antarinstansi dalam memastikan setiap proses pelantikan berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi administratif maupun spiritual.
Fauzal Habib dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pengambilan sumpah jabatan memiliki makna yang sangat mendalam, karena di dalamnya terkandung janji kepada Tuhan dan tanggung jawab kepada negara serta masyarakat.
“Sumpah jabatan bukan hanya diucapkan di hadapan pimpinan, tetapi juga disaksikan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, setiap kata yang diucapkan harus benar-benar dihayati dan dijalankan dengan penuh kejujuran serta tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pejabat yang dilantik agar senantiasa menjaga integritas dan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan dalam menjalankan tugas.
“Jabatan adalah amanah. Jalankan dengan sebaik-baiknya, jaga kepercayaan yang diberikan, dan jangan pernah meninggalkan nilai-nilai moral serta etika dalam setiap keputusan yang diambil,” tambahnya.
Sementara itu, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemenag Kota Medan dalam menghadirkan rohaniawan pada kegiatan tersebut. Kehadiran rohaniawan dinilai mampu menambah kekhidmatan sekaligus memberikan penguatan batin bagi para pejabat yang dilantik.
Keterlibatan Kemenag Kota Medan dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen dalam menghadirkan layanan keagamaan yang tidak hanya menyentuh masyarakat umum, tetapi juga mendukung kebutuhan instansi pemerintah. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk aparatur negara yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan landasan moral yang kuat.
Melalui sinergi ini, Kementerian Agama Kota Medan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan karakter bangsa, dengan menghadirkan nilai-nilai spiritual dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam momentum penting seperti pelantikan pejabat negara.

