Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Baru melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) Ramadan di Masjid Al-Huda Jl. Beringin V Jumat malam, 13/3/2026. Kegiatan ini diisi dengan tausyiah yang mengajak jemaah untuk memperkuat ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan demi meraih kemuliaan Lailatul Qadar.
Dalam penyampaiannya, Damri Tambunan menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, khususnya pada malam-malam terakhir yang diyakini memiliki keutamaan luar biasa.
“Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah waktu yang sangat mulia. Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar. Karena itu umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa,” ujarnya di hadapan para jemaah.
Ia juga menjelaskan bahwa para ulama berdasarkan hadis-hadis Nabi menyebutkan bahwa Lailatul Qadar banyak diharapkan turun pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan kesungguhan ibadah pada malam-malam tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Damri Tambunan juga mengutip sebuah riwayat ketika Aisyah binti Abu Bakar bertanya kepada Muhammad tentang doa yang sebaiknya dibaca apabila seseorang mendapatkan malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW kemudian mengajarkan doa:
“Allahumma innaka ‘afuwwun karim, tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni,”
yang artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.
Menurutnya, doa tersebut sangat dianjurkan untuk dibaca pada malam-malam terakhir Ramadan sebagai bentuk permohonan ampunan dan harapan memperoleh keberkahan malam Lailatul Qadar.
Kegiatan Bimluh Ramadan ini merupakan bagian dari tugas penyuluh agama dalam memberikan pembinaan dan penguatan pemahaman keagamaan kepada masyarakat. Para jemaah yang hadir tampak khusyuk mengikuti tausyiah dan berharap dapat mengamalkan pesan-pesan yang disampaikan selama bulan suci Ramadan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memakmurkan masjid serta memperbanyak amal ibadah guna meraih keberkahan Ramadan dan keutamaan malam Lailatul Qadar.

