Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal, Roni Antonius Sitanggang, melaksanakan penyuluhan tentang Bunda Maria bagi umat Katolik di rumah keluarga Klara Simarmata, JL. Tapian Nauli Pasar IV Medan Sunggal, pada Selasa (5 Mei 2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 22 orang umat yang tergabung dalam lingkungan Santa Teresa Kalkuta Medan. Kegiatan penyuluhan dilakukan setelah penyuluh bersama umat lingkungan mengadakan ibadah Rosario.
Dalam tradisi Gereja Katolik, bulan Mei adalah bulan yang dikhususkan untuk memberi penghormatan kepada Bunda Maria. Penghormatan tersebut dapat dilakukan dalam bentuk : ibadah Rosario dan doa-doa litani Bunda Maria.
Roni Antonius Sitanggang menjelaskan Bunda Maria tidak boleh menggantikan posisi Allah Tritunggal. Bunda Maria adalah manusia yang secara khusus dipilih oleh Allah untuk mengandung dan melahirkan Yesus (Allah Putra) menjadi manusia. Itu yang dikenal dengan peristiwa inkarnasi (Allah menjadi manusia). Oleh karena itu umat Katolik tidak boleh menyembah Bunda Maria. Tetapi sikap kita seharusnya adalah memberi penghormatan kepada Bunda Maria.
Penyuluh menambahkan bahwa Bunda Maria seperti manusia seperti kita. Umat tidak boleh menyembah Bunda Maria melainkan memberi penghormatan kepada Bunda Maria. Sebagai bentuk penghormatan tersebut, umat bisa meminta doa atau berdoa bersama Bunda Maria. Hal ini sejalan dengan salah satu kutipan dalam doa ‘Salam Maria’ : “…Santa Maria Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini sekarang dan waktu kami mati. Amin”
Klara Simarmata mengucapkan Terima kasih atas penyuluhan tentang Bunda Maria tersebut. Klara menambahkan bahwa terkadang ada umat dari Agama Kristen lain mempertanyakan tentang sikap umat Katolik terhadap Bunda Maria. Banyak umat Katolik yang sulit menjawab pertanyaan tersebut sehingga ketika ada pertanyaan tersebut, umat Katolik cenderung diam.
Penyuluh berharap bahwa melalui kegiatan penyuluhan tersebut, umat Katolik khususnya umat lingkungan Santa Teresa Kalkuta Sunggal makin memahami Bunda Maria bagi umat Katolik. Penyuluh juga berharap agar umat Katolik tidak melakukan praktik-praktik salah yang seolah-olah memberi penyembahan kepada Bunda Maria sehingga umat dari agama Kristen tidak beranggapan yang salah tentang sikap umat Katolik terhadap Bunda Maria.((RAS/PAI).

