Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang berdampak nyata di berbagai sektor. Salah satunya melalui kegiatan pelayanan rohani dalam rangka ibadah oikumene bagi pegawai di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh para penyuluh agama Kristen dan didampingi langsung oleh Kepala Seksi Bimas Kristen, Maruli Tua Hasugian. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan melalui rangkaian pujian, doa bersama, serta penyampaian firman Tuhan yang menekankan pentingnya hidup dalam kasih, persaudaraan, dan semangat melayani.
Pelayanan rohani ini tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga sebagai ruang refleksi bagi para pegawai untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan kerja. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para peserta diajak untuk menumbuhkan nilai-nilai spiritual sebagai fondasi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Kepala Seksi Bimas Kristen Kemenag Kota Medan, Maruli Tua Hasugian, menyampaikan bahwa pelayanan rohani memiliki peran strategis dalam membentuk karakter aparatur yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan.
“Kegiatan pelayanan kerohanian ini menjadi sarana untuk memperkuat iman dan karakter para pegawai. Dengan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kasih yang terus ditanamkan, diharapkan setiap aparatur mampu menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi dan integritas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keseimbangan antara tugas kedinasan dan kehidupan spiritual merupakan hal yang penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan harmonis.
“Kami ingin menghadirkan pembinaan keagamaan yang tidak hanya berpusat di rumah ibadah, tetapi juga hadir di tempat kerja. Dengan demikian, para pegawai dapat merasakan ketenangan batin sekaligus memperkuat semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Maruli menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarpegawai lintas latar belakang, sehingga tercipta suasana kerja yang inklusif dan saling menghargai.
“Melalui ibadah oikumene ini, kita membangun kebersamaan, saling menguatkan, dan mempererat persaudaraan. Inilah wujud nyata Kementerian Agama yang berdampak, hadir untuk semua dan menyentuh berbagai lini kehidupan,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para pegawai Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan. Mereka mengaku kegiatan tersebut memberikan ketenangan batin serta motivasi baru dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Medan berharap pelayanan rohani dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain memperkuat mental dan spiritual aparatur, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berlandaskan nilai-nilai keimanan, kemanusiaan, dan kebersamaan.

