Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan di Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Sunggal yang beralamat di Jalan TB Simatupang Nomor 240 Medan, pada Selasa, (5/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan keagamaan kepada warga binaan agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam kondisi apapun.
Dalam penyampaiannya, Paidi mengangkat tema tentang keutamaan istighfar sebagai amalan yang sangat dianjurkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa :
Tidak ada manusia yang tidak berdosa. Namun, sebaik-baik orang yang bersalah adalah mereka yang segera beristighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT. Istighfar akan menghadirkan ketenangan jiwa dan membuka pintu rahmat Allah.” Ujar Paidi.
Lebih lanjut, Paidi menjelaskan bahwa istighfar bukan hanya sekadar ucapan di lisan, tetapi juga harus diiringi dengan penyesalan dalam hati serta tekad untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut. Dengan memperbanyak istighfar, seseorang akan merasakan ketenangan jiwa, ketentraman hati, serta mendapatkan keberkahan dalam hidupnya.
Para warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut tampak antusias dan khusyuk dalam mendengarkan materi yang disampaikan. Momen ini juga menjadi sarana refleksi diri bagi mereka untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu serta menata kehidupan yang lebih baik di masa mendatang dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya secara spiritual tetapi juga dalam membentuk karakter yang lebih baik bagi para warga binaan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan mereka dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan yang lebih baik.
Istighfar merupakan amalan sederhana namun memiliki dampak yang luar biasa dalam kehidupan seorang Muslim. Dengan menyadari kesalahan dan segera memohon ampun kepada Allah SWT, seseorang tidak hanya mendapatkan pengampunan, tetapi juga ketenangan hati dan peluang untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pembinaan keagamaan seperti ini menjadi sangat penting dalam membentuk kesadaran spiritual dan memperbaiki kualitas hidup, khususnya bagi warga binaan.(Paidi).

