Medan (Humas) — Dalam rangka memperkuat tertib administrasi dan memastikan optimalisasi pelaksanaan tugas Guru Pendidikan Agama Buddha, Pengawas Pendidikan Agama Buddha Kementerian Agama Kota Medan, Darsono, melaksanakan kegiatan fasilitasi konsultasi satuan administrasi pangkal (satminkal) bagi Guru Pendidikan Agama Buddha di Ruangan Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan dan supervisi manajerial yang bertujuan memastikan pemenuhan beban kerja guru berjalan sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku. Konsultasi ini juga menjadi wadah strategis bagi para guru untuk memperoleh pendampingan terkait pengelolaan administrasi pendidikan, pemenuhan jam mengajar, serta sinkronisasi data pendukung tugas pembelajaran pada satuan pendidikan masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, Darsono memberikan arahan teknis mengenai mekanisme administrasi satminkal, penyesuaian beban kerja, hingga koordinasi lintas satuan pendidikan guna mendukung kelancaran proses pembelajaran Pendidikan Agama Buddha di sekolah.
Darsono menegaskan bahwa kegiatan konsultasi ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan profesionalisme guru sekaligus memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan tertib dan akuntabel.
“Melalui kegiatan konsultasi ini, kami berharap para guru memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait administrasi satminkal dan pemenuhan beban kerja. Dengan demikian, pelaksanaan tugas pembelajaran dapat berjalan tertib, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan, tertib administrasi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kualitas layanan pendidikan keagamaan Buddha. Menurutnya, administrasi yang tertata baik akan berdampak pada efektivitas pelaksanaan pembelajaran di sekolah.
“Koordinasi yang baik antara guru, satuan pendidikan, dan instansi terkait sangat diperlukan. Sinergi ini akan membantu memastikan seluruh proses administrasi berjalan lancar sehingga guru dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas pembelajaran secara optimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Darsono juga mengajak seluruh Guru Pendidikan Agama Buddha untuk terus meningkatkan kompetensi, kedisiplinan administrasi, dan komitmen profesional dalam menjalankan amanah pendidikan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis, komunikatif, dan penuh antusiasme. Para guru yang hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi secara langsung terkait berbagai persoalan administrasi dan pemenuhan jam mengajar yang dihadapi di lapangan.
Melalui fasilitasi konsultasi ini, diharapkan para Guru Pendidikan Agama Buddha di Kota Medan semakin memahami mekanisme administrasi satminkal, mampu memenuhi beban kerja sesuai ketentuan, serta terus memberikan layanan pendidikan keagamaan yang profesional, akuntabel, dan berkualitas bagi peserta didik.

