Penyuluh Agama Katolik KUA Sunggal Sampaikan Dogma Allah Tritunggal Melalui Katekese Lima Menit

Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik KUA Sunggal, Roni Antonius Sitanggang, menyampaikan materi tentang Dogma Allah Tritunggal melalui kegiatan Katekese Lima Menit pada Minggu, 31 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan pukul 09.45 WIB tersebut berlangsung di Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Xaverius Sunggal sebelum dimulainya Perayaan Misa yang bertepatan dengan Hari Raya Allah Tritunggal Mahakudus.

Katekese singkat ini diikuti oleh umat yang hadir untuk mengikuti Perayaan Ekaristi di Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Xaverius Sunggal yang beralamat di Jl. Abadi No. 54 Kel. Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal. Melalui kegiatan ini, umat diajak untuk semakin memahami salah satu ajaran pokok iman Katolik mengenai misteri Allah Tritunggal.

Dalam penyampaiannya, Roni Antonius Sitanggang menjelaskan bahwa Dogma Allah Tritunggal mengajarkan iman akan satu Allah dalam tiga Pribadi, yaitu Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus. Ketiga Pribadi Ilahi tersebut memiliki kodrat yang sama, setara dalam kemuliaan dan kekuasaan, namun tetap berbeda sebagai Pribadi. Meskipun merupakan suatu misteri iman yang melampaui akal manusia, Allah Tritunggal diwahyukan melalui karya keselamatan yang dinyatakan dalam Kitab Suci dan ajaran Gereja.

Selain menjelaskan makna dogma tersebut, penyuluh juga mengajak umat untuk menghayati kehidupan Allah Tritunggal sebagai teladan dalam membangun persatuan, kasih, dan kebersamaan dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat. Kehidupan yang saling mengasihi dan menghormati sesama menjadi wujud nyata penghayatan iman kepada Allah Tritunggal dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan Katekese Lima Menit yang dilaksanakan sebelum Perayaan Misa ini, diharapkan umat semakin memahami dan menghayati misteri Allah Tritunggal Mahakudus. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pendalaman iman umat Katolik yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Katolik KUA Sunggal agar umat semakin bertumbuh dalam iman dan kehidupan kristiani.(RAS/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *