Medan (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A., memberikan pembinaan kepada Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), penghulu, penyuluh agama Islam, dan pengawas madrasah se-Kota Medan di Aula MAN 2 Medan, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Ahmad Kamil Harahap, M.A., beserta jajaran ASN Kementerian Agama Kota Medan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen aparatur dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembinaan keagamaan, dan pengawas pendidikan madrasah.

Dalam arahannya, Kakan Kemenag Kota Medan menegaskan bahwa Kepala KUA, penghulu, penyuluh agama Islam, dan pengawas madrasah memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat maupun satuan pendidikan.
“Bapak dan Ibu adalah representasi Kementerian Agama di lapangan. Karena itu, setiap tugas yang dijalankan harus dilandasi integritas, profesionalisme, loyalitas, dan semangat melayani. Masyarakat menilai Kementerian Agama dari pelayanan yang diberikan oleh kita semua,” ujar Impun Siregar.

Kepada para Kepala KUA, penghulu, dan penyuluh agama Islam, Impun Siregar menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis, serta terus memperkuat program pembinaan keluarga sakinah, moderasi beragama, bimbingan perkawinan, dan penyuluhan keagamaan di tengah masyarakat.
“Jadilah ASN yang mampu memberikan solusi dan menghadirkan ketenangan bagi masyarakat. Tingkatkan kualitas pelayanan dan terus bangun kepercayaan publik melalui kinerja yang profesional dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Sementara itu, kepada para pengawas madrasah, Kakan Kemenag Kota Medan menekankan pentingnya peran pengawas sebagai pendamping, pembina, sekaligus penggerak peningkatan mutu pendidikan madrasah. Menurutnya, pengawas tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan administratif, tetapi juga harus mampu memberikan pembinaan akademik yang berdampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
“Pengawas madrasah harus hadir sebagai mitra strategis kepala madrasah dan guru. Tugas pengawas bukan mencari kesalahan, tetapi membina, mendampingi, dan memberikan solusi agar mutu pendidikan madrasah terus meningkat,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar para pengawas terus melakukan inovasi, penguatan supervisi akademik, serta memastikan program-program prioritas Kementerian Agama dapat berjalan dengan baik di setiap madrasah.
“Pengawas harus menjadi agen perubahan di lingkungan madrasah. Pastikan proses pembelajaran berjalan efektif, kualitas guru terus meningkat, dan program-program pendidikan dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Impun Siregar mengajak seluruh ASN untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarunit kerja demi mewujudkan pelayanan yang semakin berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.
“Keberhasilan Kementerian Agama bukan hasil kerja individu, tetapi hasil kerja bersama. Mari kita bangun kekompakan, saling mendukung, dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat dan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kakan Kemenag Kota Medan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh ASN Kementerian Agama Kota Medan. Teruslah menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan menjadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan diskusi yang dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai tantangan serta masukan terkait pelaksanaan tugas di lapangan. Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan hingga selesai.
Melalui pembinaan ini, diharapkan Kepala KUA, penghulu, penyuluh agama Islam, dan pengawas madrasah semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, memperkuat integritas, serta menghadirkan pelayanan dan pembinaan yang berkualitas guna mendukung terwujudnya Kementerian Agama yang profesional, responsif, dan terpercaya.

