Medan (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Medan menjalin sinergi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Medan Aksara melalui kegiatan edukasi dan literasi keuangan syariah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung di Aula MAN 2 Medan, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud kolaborasi strategis antara Kementerian Agama Kota Medan dan BSI dalam meningkatkan pemahaman ASN tentang pengelolaan keuangan yang sehat, perencanaan masa depan, serta pemanfaatan layanan keuangan berbasis syariah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, M.A., Branch Manager BSI KCP Medan Aksara Putri Dewi Yuliana, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Ahmad Kamil Harahap, M.A., serta para ASN di lingkungan Kementerian Agama Kota Medan.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan H. Impun Siregar mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan BSI dalam menghadirkan program edukasi yang bermanfaat bagi ASN.
“Kementerian Agama menyambut baik kolaborasi ini karena memberikan nilai tambah bagi ASN, tidak hanya dalam peningkatan kompetensi kerja, tetapi juga dalam pengelolaan keuangan yang lebih terencana dan sesuai prinsip syariah. ASN yang memiliki perencanaan keuangan yang baik akan lebih siap menghadapi kebutuhan masa depan dan lebih fokus dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Impun Siregar.
Menurutnya, literasi keuangan syariah merupakan kebutuhan penting di tengah perkembangan ekonomi saat ini. ASN diharapkan dapat menjadi contoh dalam mengelola keuangan secara bijak sekaligus menjadi penyambung informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan yang sehat.
Sementara itu, Branch Manager BSI KCP Medan Aksara, Putri Dewi Yuliana, menyampaikan bahwa BSI terus berkomitmen mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di berbagai kalangan, termasuk aparatur pemerintah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang terencana, investasi yang aman, serta pemanfaatan produk-produk keuangan syariah yang dapat membantu masyarakat dalam mewujudkan berbagai tujuan keuangan mereka,” ungkap Putri Dewi Yuliana.
Dalam sesi sosialisasi, BSI memperkenalkan sejumlah layanan unggulan, di antaranya Tabungan Emas BSI, Tabungan Haji, serta materi mengenai manajemen keuangan keluarga dan investasi syariah. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun kebiasaan menabung, mempersiapkan dana pendidikan dan ibadah haji sejak dini, serta memilih instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.
Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Medan, H. Ahmad Kamil Harahap menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan ASN saat ini, terutama dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dan berkelanjutan.
“Kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan untuk diri sendiri, tetapi juga dapat menjadi agen edukasi di tengah masyarakat dalam mengampanyekan pentingnya literasi keuangan syariah dan perencanaan keuangan yang sehat,” katanya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk berkonsultasi mengenai berbagai produk keuangan syariah, strategi investasi, serta perencanaan keuangan keluarga.
Melalui kolaborasi ini, Kementerian Agama Kota Medan dan BSI berharap dapat terus memperkuat sinergi dalam menghadirkan program-program edukatif yang bermanfaat bagi ASN maupun masyarakat. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan literasi keuangan syariah, membangun budaya perencanaan keuangan yang baik, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri secara ekonomi.
Kemenag Medan Gandeng BSI Tingkatkan Kompetensi ASN, Bekali Pengelolaan Keuangan dan Perencanaan Masa Depan
Medan (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur sekaligus memperkuat literasi keuangan syariah di lingkungan Kementerian Agama, Kantor Kementerian Agama Kota Medan bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Medan Aksara menggelar kegiatan Pembinaan ASN bagi Kepala KUA Kecamatan, Penghulu, Penyuluh Agama Islam dan Pengawas Madrasah se-Kota Medan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula MAN 2 Medan, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, M.A., Branch Manager BSI KCP Medan Aksara Putri Dewi Yuliana, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Ahmad Kamil Harahap, M.A., serta para Kepala KUA, penghulu, penyuluh agama Islam dan pengawas madrasah di Kota Medan.
Pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam memperkuat kapasitas ASN agar mampu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan H. Impun Siregar menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki peran strategis sebagai pelayan masyarakat sekaligus teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
“ASN Kementerian Agama harus terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam aspek profesionalisme, integritas, maupun pengelolaan kehidupan pribadi. Ketika seorang ASN mampu mengelola tugas dan keuangannya dengan baik, maka ia akan lebih fokus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Impun Siregar.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Kementerian Agama Kota Medan dan Bank Syariah Indonesia dalam menghadirkan program edukatif yang memberikan manfaat langsung bagi para ASN.
“Kolaborasi seperti ini sangat positif karena tidak hanya memberikan pembinaan kedinasan, tetapi juga membekali ASN dengan wawasan tentang perencanaan keuangan, investasi syariah, dan persiapan masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Branch Manager BSI KCP Medan Aksara, Putri Dewi Yuliana, menyampaikan bahwa BSI berkomitmen mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di berbagai kalangan, termasuk aparatur pemerintah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada ASN mengenai pentingnya perencanaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah. Dengan pengelolaan yang baik, masyarakat dapat mempersiapkan berbagai kebutuhan masa depan secara lebih terencana dan aman,” ungkap Putri Dewi Yuliana.
Selain sesi pembinaan ASN, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi produk dan layanan keuangan syariah dari BSI. Materi yang disampaikan meliputi Tabungan Emas BSI, Tabungan Haji, serta manajemen keuangan keluarga dan perencanaan investasi syariah.
Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya membangun kebiasaan menabung, mempersiapkan dana pendidikan dan ibadah haji sejak dini, serta memanfaatkan instrumen investasi syariah yang aman dan sesuai ketentuan syariat Islam.
Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Medan, H. Ahmad Kamil Harahap berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.
“Selain meningkatkan kapasitas sebagai ASN, para Kepala KUA, penghulu, dan penyuluh juga diharapkan mampu menjadi agen edukasi di tengah masyarakat, khususnya dalam mengampanyekan pentingnya literasi keuangan syariah dan perencanaan keuangan yang bijak,” katanya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menggali informasi terkait produk keuangan syariah dan strategi pengelolaan keuangan yang efektif.
Melalui kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kota Medan berharap terwujud ASN yang tidak hanya unggul dalam pelayanan dan pembinaan umat, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi dalam mengelola keuangan secara sehat, produktif, dan sesuai prinsip syariah. Sinergi antara Kementerian Agama dan Bank Syariah Indonesia diharapkan terus berlanjut dalam menghadirkan program-program edukatif yang memberikan manfaat bagi ASN maupun masyarakat luas.

