PAI KUA Medan Denai Ajak Jamaah Perbanyak Amal Saleh dan Perkuat Ketahanan Keluarga

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Medan Denai terus mengintensifkan pembinaan keagamaan kepada masyarakat melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) Keluarga Sakinah. Kali ini, pembinaan dilaksanakan bersama jamaah Majelis Taklim An-Nisa di kediaman Ibu Sulastri, Jalan Menteng VII Gang Iman, Kecamatan Medan Denai, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung ba’da Zuhur hingga menjelang Ashar tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh para jamaah. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sri Wahyuni, dilanjutkan sambutan Ketua Majelis Taklim An-Nisa, Rusni Purba, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Medan Denai yang secara rutin memberikan pembinaan dan penguatan keagamaan kepada masyarakat.

Menurut Rusni Purba, kegiatan bimbingan seperti ini sangat dibutuhkan untuk menambah wawasan keagamaan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern.

“Kami sangat bersyukur karena kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Materi yang disampaikan selalu relevan dengan kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal bagi kami dalam membina keluarga yang harmonis dan religius,” ujarnya.

Pada sesi utama, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Denai, Khoiruz Zaman, S.H.I., menyampaikan materi bertajuk “Bersegera Beramal Sebelum Datang Enam Fitnah Besar” yang bersumber dari hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Ahmad, Abu Dawud, dan Ath-Thabarani.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mengingatkan umat Islam agar tidak menunda-nunda amal saleh karena akan datang berbagai fitnah yang dapat melemahkan keimanan dan menjauhkan manusia dari kebaikan.

Khoiruz Zaman menguraikan enam fitnah besar yang disebutkan dalam hadis tersebut, yaitu munculnya pemimpin yang tidak amanah dan minim ilmu, aparat yang berlaku zalim, hukum yang diperjualbelikan, mudahnya terjadi pertumpahan darah, terputusnya hubungan silaturahim, serta munculnya generasi yang hanya menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan tanpa memahami dan mengamalkan isi kandungannya.

“Hadis ini menjadi pengingat bagi kita semua agar tidak menunda amal kebaikan. Selama Allah SWT masih memberikan kesempatan hidup, manfaatkanlah waktu untuk memperbanyak ibadah, mempererat silaturahim, menjaga persatuan, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan,” jelas Khoiruz Zaman.

Ia juga menekankan pentingnya membangun ketahanan keluarga sebagai benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan moral, sosial, dan budaya yang semakin kompleks.

“Keluarga yang dibangun di atas nilai-nilai keimanan akan lebih kuat menghadapi berbagai pengaruh negatif zaman. Oleh karena itu, mari kita jadikan rumah tangga sebagai tempat menanamkan akhlak, ketakwaan, dan kecintaan kepada ajaran Islam,” tambahnya.

Penyampaian materi berlangsung interaktif. Para jamaah aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai fenomena sosial yang terjadi di tengah masyarakat saat ini. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian terhadap upaya memperkuat pemahaman agama dalam kehidupan sehari-hari.

Salah seorang jamaah, Cut Yanti, mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari materi yang disampaikan.

“Kajian ini sangat menyentuh dan sesuai dengan kondisi saat ini. Kami diingatkan untuk tidak menunda berbuat baik dan terus memperbaiki diri serta keluarga agar tetap berada di jalan yang diridhai Allah SWT,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan keteguhan iman bagi seluruh jamaah serta keluarga mereka.

Melalui kegiatan Bimluh Keluarga Sakinah yang dilaksanakan secara rutin, KUA Kecamatan Medan Denai terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang edukatif dan mencerahkan. Pembinaan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman agama masyarakat, memperkuat ketahanan keluarga, serta mewujudkan kehidupan yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *