Angkat Pesan Kolose 3:5–17, Bimas Kristen Kemenag Medan Dorong Pembaruan Hidup Warga Binaan

Medan (Humas) — Bimas Kristen Kemenag Medan kembali menghadirkan layanan keagamaan melalui kegiatan pembinaan dan penguatan rohani bagi warga binaan di Lapas Perempuan Tanjung Gusta, Jalan Lembaga Pemasyarakatan No. 27, Kecamatan Medan Helvetia. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tim Bimas Kristen Kemenag Medan dan berlangsung dalam suasana khidmat serta penuh antusiasme.

Dalam kegiatan tersebut, Daniel Malau, M.Th. menyampaikan khotbah yang diambil dari Kolose 3:5–17. Melalui firman Tuhan tersebut, warga binaan diajak untuk meninggalkan berbagai perilaku lama yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan dan mengenakan karakter baru yang mencerminkan kasih, kerendahan hati, kesabaran, kelemahlembutan, serta pengampunan.

Pesan pembaruan hidup yang terkandung dalam Kolose 3:5–17 menjadi pokok utama dalam pembinaan yang diberikan. Bimas Kristen Kemenag Medan mendorong warga binaan untuk menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan berharga untuk melakukan refleksi diri, memperkuat iman, dan membangun komitmen untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Daniel Malau, M.Th. menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengalami perubahan hidup ketika bersedia membuka hati terhadap firman Tuhan. Menurutnya, pembaruan hidup tidak hanya ditunjukkan melalui perubahan perilaku, tetapi juga melalui cara berpikir, bersikap, dan memperlakukan sesama.

“Kolose 3:5–17 mengajarkan kepada kita untuk meninggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru yang terus diperbarui menurut kehendak Tuhan. Pesan ini sangat relevan bagi warga binaan agar tetap memiliki harapan, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Tidak ada kata terlambat untuk berubah ketika seseorang mau membuka hati bagi tuntunan Tuhan,” ujar Daniel Malau, M.Th.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai kasih, pengampunan, dan kerendahan hati yang diajarkan dalam Kolose 3:5–17 dapat menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan yang lebih bermakna serta hubungan yang harmonis dengan sesama.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian dari para peserta. Selain mendengarkan khotbah, warga binaan juga mengikuti doa bersama dan refleksi rohani yang memberikan ruang untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan serta menumbuhkan semangat untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bimas Kristen Kemenag Medan dalam menghadirkan layanan keagamaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan nilai-nilai keimanan yang ditanamkan dapat memperkuat mental spiritual, membentuk karakter yang lebih baik, serta menumbuhkan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih positif dan produktif di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *