PAI KUA Medan Barat Ajak Jamaah Menghidupkan Muharram dengan Empat Amalan Istimewa

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Barat, Abdullah Hakim, menyampaikan materi Bimbingan Ibadah dan Keagamaan (Bimluh) bertema “4 Amalan Istimewa di Bulan Muharram yang Dicintai oleh Allah SWT” seusai salat Magrib di Masjid Al Ikhlas, Gang Wakaf, Jumat malam (26/6/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri jamaah masjid dan warga sekitar tersebut, Abdullah Hakim menjelaskan bahwa bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT dan menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperbanyak amal saleh.

Ia menguraikan empat amalan utama yang sangat dianjurkan untuk diamalkan selama bulan Muharram, yaitu berpuasa sunah, memperbanyak sedekah, meningkatkan doa dan ibadah, serta mempererat silaturahmi dengan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Menurutnya, amalan-amalan tersebut tidak hanya mendatangkan pahala yang besar, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT dan sesama manusia.

“Bulan Muharram adalah kesempatan yang sangat berharga bagi umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan. Empat amalan ini merupakan bentuk ibadah yang dicintai Allah SWT dan dapat menjadi jalan untuk meraih keberkahan, rahmat, serta ampunan-Nya,” ujar Abdullah Hakim.

Ia juga mengajak jamaah untuk memanfaatkan momentum menjelang Hari Asyura pada 10 Muharram dengan meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Jangan biarkan bulan yang mulia ini berlalu begitu saja. Mari kita isi hari-harinya dengan puasa sunah, sedekah, doa, zikir, membaca Al-Qur’an, serta menjaga hubungan baik dengan keluarga dan tetangga. Semoga Muharram menjadi awal yang baik untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” tambahnya.

Melalui kegiatan Bimluh ini, jamaah memperoleh pemahaman mengenai keutamaan bulan Muharram dan termotivasi untuk mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya penyuluhan keagamaan dalam membina umat agar semakin religius, harmonis, dan aktif dalam berbagai kegiatan ibadah maupun sosial kemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *