Ka. KUA Medan Perjuangan Ikuti Akademi Marbot Masjid di Solo, Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Umat

Medan (Humas) – Dalam upaya memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan mengikuti kegiatan Akademi Marbot Masjid yang diselenggarakan pada 26–28 Juni 2026 di Solo, Jawa Tengah.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut menjadi wadah pembinaan bagi para marbot dan pengelola masjid dari berbagai daerah di Indonesia. Akademi ini mengusung semangat “Masjid Makmur Memakmurkan”, yakni menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah mahdhah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui pelatihan intensif selama tiga hari, para peserta dibekali berbagai materi mengenai manajemen kemasjidan, kepemimpinan, pelayanan jamaah, pengelolaan program sosial, hingga strategi memakmurkan masjid secara berkelanjutan. Dengan bekal tersebut, para peserta diharapkan memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi marbot dan pengelola masjid yang tangguh, profesional, dan berkemajuan.

Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan H. Ramlan, MA menyampaikan bahwa pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama mengikuti Akademi Marbot Masjid akan menjadi bekal penting untuk memperkuat tata kelola masjid di wilayah Kota Medan, khususnya di Kecamatan Medan Perjuangan.

“Masjid harus menjadi pusat peradaban umat. Tidak cukup hanya ramai saat waktu salat, tetapi juga hidup dengan berbagai aktivitas pembinaan keagamaan, pendidikan, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Inilah makna dari masjid yang makmur sekaligus memakmurkan,” ujarnya.

Ia juga berharap semangat yang diperoleh dari kegiatan tersebut dapat ditularkan kepada para pengurus masjid di Sumatera Utara melalui program pembinaan yang berkelanjutan.

“Kami berharap setelah kembali ke daerah, para peserta dapat membentuk tim dan menyelenggarakan Akademi Marbot Masjid di Kota Medan. Dengan demikian akan semakin banyak lahir masjid-masjid percontohan yang mampu menjadi pusat pembinaan umat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”tambahnya.

Partisipasi Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kementerian Agama untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kemasjidan serta mendorong lahirnya masjid-masjid yang tidak hanya makmur secara fisik, tetapi juga mampu memakmurkan kehidupan spiritual, sosial, dan ekonomi umat sesuai dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *