Peringati Lebaran Yatim 10 Muharram, Kemenag Medan Apresiasi Program Belanja Baju Anak Yatim dan Dhuafa

Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan mengapresiasi program Belanja Baju Anak Yatim dan Dhuafa yang digelar Pemerintah Kota Medan bersama BAZNAS Kota Medan dalam rangka memperingati Lebaran Yatim 10 Muharram 1448 H. Kegiatan yang berlangsung di Ramayana Teladan, Jalan Sisingamangaraja, Jumat (26/6/2026), menghadirkan kebahagiaan bagi 428 anak yatim dan dhuafa melalui pemberian voucher belanja senilai Rp600.000 per anak.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, Kepala Perwakilan LPS I Medan Jimmy Ardianto, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin, Ketua BAZNAS Kota Medan Muhammad Nursyam, serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas mengajak anak-anak yatim dan dhuafa untuk memanfaatkan bantuan tersebut guna membeli kebutuhan sekolah maupun pakaian baru menjelang tahun ajaran baru. Suasana penuh kegembiraan terlihat ketika anak-anak memilih sendiri baju, sepatu, tas, dan perlengkapan lainnya yang mereka inginkan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Impun Siregar, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun Pemerintah Kota Medan dan BAZNAS dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan anak-anak yatim dan dhuafa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah dan lembaga sosial keagamaan dalam menumbuhkan kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Dalam keterangannya, Impun menegaskan bahwa anak yatim memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam sehingga perhatian dan kasih sayang kepada mereka perlu terus diwujudkan melalui berbagai program yang berdampak nyata.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap anak-anak yatim dan dhuafa yang sangat sejalan dengan semangat Islam dalam memuliakan dan menyantuni mereka, khususnya pada momentum 10 Muharram yang dikenal sebagai Lebaran Yatim. Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Medan dan BAZNAS yang telah menghadirkan kebahagiaan bagi ratusan anak melalui kegiatan yang penuh manfaat ini,” ujar Impun Siregar.

Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga melalui upaya membangun rasa percaya diri, kebahagiaan, dan harapan bagi masa depan mereka.

“Ketika anak-anak diberi kesempatan memilih sendiri kebutuhan yang mereka sukai, mereka tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga merasakan kasih sayang, penghargaan, dan perhatian dari lingkungan sekitarnya. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi tumbuh kembang mereka,” lanjutnya.

Impun juga berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk meningkatkan kepedulian sosial, terutama kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap semangat berbagi pada Lebaran Yatim tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat, insya Allah semakin banyak anak yatim dan dhuafa yang dapat merasakan manfaat serta memperoleh dukungan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Medan Muhammad Nursyam menjelaskan bahwa program Belanja Baju Anak Yatim dan Dhuafa merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan di Kota Medan dalam rangka Lebaran Yatim 10 Muharram. Program tersebut didukung oleh donasi masyarakat yang dihimpun melalui BAZNAS RI bekerja sama dengan Kitabisa.com.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Rico Waas bersama para tamu undangan tampak mendampingi anak-anak saat berbelanja, berinteraksi, serta memberikan motivasi agar terus semangat belajar dan menggapai cita-cita. Momen tersebut menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa di Kota Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *