Medan (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA., menghadiri kegiatan Konsolidasi Organisasi Majelis Taklim se-Kecamatan Medan Marelan. Dalam kegiatan tersebut, Impun hadir sebagai salah satu narasumber bersama Dr. H. Marasakti Bangunan, MA., dan memberikan materi pembinaan kepada para pengurus majelis taklim yang hadir. Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Medan Marelan Dr. Zulkifli Syahputra Pulungan, S.STP., M.AP., Ketua Panitia Hj. Nunung Ismayanti, MA., serta pengurus dari 123 majelis taklim se-Kecamatan Medan Marelan.
Kehadiran Impun dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat pembinaan terhadap pengurus majelis taklim di wilayah Kecamatan Medan Marelan. Konsolidasi organisasi menjadi wadah bagi para pengurus untuk membangun komunikasi, kebersamaan dan koordinasi dalam menjalankan berbagai program keagamaan di tengah masyarakat. Antusiasme yang ditunjukkan melalui kehadiran 123 majelis taklim mencerminkan kuatnya semangat masyarakat dalam mengembangkan kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi jamaah dan lingkungan sekitar.
Dalam penyampaian materinya, Impun menekankan pentingnya peran majelis taklim dalam membantu meningkatkan pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat. Menurutnya, majelis taklim memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dan jamaah dalam berbagai kegiatan keagamaan, sosial dan kemasyarakatan. Oleh karena itu, pengurus majelis taklim diharapkan mampu terus mengembangkan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan kontribusi positif dalam memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama. “Majelis taklim memiliki peran yang sangat penting dalam pembinaan umat karena keberadaannya dekat dengan masyarakat dan dapat menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman serta pengamalan nilai-nilai agama,” ujar Impun.
Lebih lanjut, Impun mendorong seluruh pengurus majelis taklim untuk memperkuat komunikasi, koordinasi dan kebersamaan dalam melaksanakan berbagai program. Menurutnya, keberadaan banyak majelis taklim di satu wilayah merupakan potensi besar yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dan sinergi yang baik. Dengan komunikasi yang kuat, berbagai kegiatan pembinaan keagamaan dapat dilaksanakan secara lebih terarah, berkelanjutan dan menjangkau masyarakat secara lebih luas. “Kita perlu membangun kebersamaan dan koordinasi agar majelis taklim dapat bergerak bersama, sehingga manfaat kegiatan keagamaan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Selain Impun, Dr. H. Marasakti Bangunan, MA., turut memberikan materi kepada para peserta dalam kegiatan konsolidasi tersebut. Camat Medan Marelan Zulkifli Syahputra Pulungan, S.STP, dan Ketua Panitia Hj. Nunung Ismayanti juga hadir bersama para pengurus majelis taklim dari berbagai wilayah di Kecamatan Medan Marelan. Kehadiran para pengurus dari 123 majelis taklim menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antarlembaga keagamaan di tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi ruang bertukar gagasan mengenai pengembangan organisasi serta pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan konsolidasi tersebut, Impun berharap majelis taklim semakin mampu menjalankan perannya sebagai wadah pembinaan umat, penguatan silaturahmi dan peningkatan kepedulian sosial. Ia juga mengajak para pengurus untuk menjaga semangat kebersamaan serta terus menghadirkan kegiatan yang edukatif, konstruktif dan sesuai dengan kebutuhan jamaah. Sinergi antara majelis taklim, pemerintah kecamatan dan Kementerian Agama diharapkan dapat terus diperkuat sehingga pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat dapat berjalan secara optimal. Konsolidasi ini pun diharapkan menjadi langkah bersama untuk memperkuat peran majelis taklim sebagai salah satu kekuatan sosial-keagamaan dalam membangun masyarakat Kecamatan Medan Marelan yang religius, harmonis dan berdaya.

