Medan (Humas) — Dalam rangka menyukseskan Safari Dakwah Syekh Hussein Jaber di Kota Medan, panitia bersama sejumlah elemen masyarakat melaksanakan rapat koordinasi dan persiapan teknis kegiatan. Safari dakwah tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, di Masjid Al-Jihad Kota Medan. Rapat koordinasi dilaksanakan pada Senin, 28 September 2026, di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan yang berlokasi di Gedung eks Plaza Ramayana Pringgan, Jalan Iskandar Muda Nomor 63–65, Kelurahan Babura, Kota Medan. Rapat tersebut dihadiri panitia inti Majelis Taklim (MT) Raudhatul Jannah Kota Medan, yakni Ketua Hj. Nunung Ismayanti, M.A., Sekretaris Siti Darmayana, dan Bendahara Dewi Anggraini, S.Ag. Dari KUA Medan Sunggal hadir Penyuluh Agama Islam Paidi, S.Ag., sementara dari Kementerian Agama Kota Medan turut hadir Penyuluh Agama Islam Surya Hafni, S.Ag dan Hj. Nurjanah, M.HI serta sejumlah pengurus dan anggota MT Raudhatul Jannah.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua MT Raudhatul Jannah, Hj. Nunung Ismayanti, dengan pembahasan utama mengenai kesiapan teknis di lapangan. Beberapa hal yang dibahas antara lain petugas MC atau protokol, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, persiapan konsumsi, hingga teknis pembagian konsumsi kepada jamaah dan peserta kegiatan. “Kita perlu memastikan seluruh teknis di lapangan, mulai dari siapa yang mengisi acara seperti MC atau protokol, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, konsumsi yang harus dipersiapkan, hingga bagaimana teknis pembagiannya nanti,” ujar Nunung.
Sekretaris MT Raudhatul Jannah, Siti Darmayana, menyampaikan bahwa untuk petugas protokol dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an telah dipersiapkan. Menurutnya, pihak yang akan bertugas sudah dihubungi dan menyatakan kesediaannya untuk mendukung pelaksanaan Safari Dakwah Syekh Hussein Jaber. “Untuk protokol dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sudah clear. Sudah ada dan sudah saya hubungi yang bersangkutan, serta bersedia menjadi protokol dan pembaca ayat suci Al-Qur’an pada Safari Dakwah nantinya,” ungkap Siti.
Sementara itu, Bendahara MT Raudhatul Jannah, Dewi Anggraini, S.Ag., menyampaikan kondisi keuangan panitia yang masih membutuhkan tambahan dana, khususnya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Ia berharap seluruh pengurus dan anggota dapat berpartisipasi dalam mendukung kegiatan tersebut. “Keuangan yang sudah terkumpul masih minus, sehingga kita perlu mencari tambahan dana, khususnya untuk konsumsi. Masih banyak anggota kita yang belum berpartisipasi. Saya yakin ketika pengurus MT Raudhatul Jannah ikut berpartisipasi, kebutuhan kegiatan Safari Dakwah ini dapat kita penuhi,” jelas Dewi.
Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., dalam rapat tersebut turut memberikan masukan terkait penyambutan Syekh Hussein Jaber. Menurutnya, selain kesiapan acara di Masjid Al-Jihad, panitia juga perlu menentukan petugas yang akan melakukan penjemputan dan pengantaran Syekh Hussein Jaber dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu. “Menjelang Safari Dakwah Syekh Hussein Jaber, kita juga harus menentukan siapa yang bertugas menyambut dan menjemput beliau di Bandara Kualanamu. Kalau diperkenankan, KUA Medan Sunggal siap menjadi fasilitator untuk penjemputan dan pemulangan Syekh Hussein Jaber,” ujar Paidi.
Rapat koordinasi kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Paidi. Seluruh peserta berharap Safari Dakwah Syekh Hussein Jaber di Masjid Al-Jihad Kota Medan dapat terlaksana dengan lancar, tertib, dan sukses. Koordinasi antara MT Raudhatul Jannah, KUA Medan Sunggal, Kementerian Agama Kota Medan, serta seluruh pihak yang terlibat diharapkan menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan dakwah tersebut sekaligus menghadirkan manfaat spiritual bagi masyarakat Kota Medan.(Paidi).

