Medan (Humas) — Penguatan kehidupan beragama tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan kualitas ibadah, tetapi juga melalui penguatan hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat. Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan terus mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Islam yang memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial. Salah satunya dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Barat, Abdullah Hakim, dalam kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) kepada jamaah Majelis Taklim Al Huda pada Sabtu (27/6/2026) dengan mengangkat tema “3 Hikmah Silaturahim.”
Kegiatan pembinaan keagamaan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diikuti dengan antusias oleh para jamaah. Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak untuk memahami pentingnya menjaga hubungan baik dengan keluarga, tetangga, dan sesama umat Islam sebagai bagian dari pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Abdullah Hakim menjelaskan bahwa silaturahim tidak hanya mempererat hubungan antarsesama, tetapi juga membawa berbagai kebaikan dan keberkahan bagi orang yang menjaganya. Menurutnya, silaturahim menjadi salah satu amalan yang dapat memperkuat persaudaraan dan menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.
“Silaturahim memiliki banyak keutamaan. Di antara hikmah yang paling utama adalah mempererat ukhuwah Islamiyah, melapangkan rezeki dan memanjangkan umur yang penuh keberkahan, serta mendatangkan rahmat dan ridha Allah SWT. Karena itu, kita harus senantiasa menjaga hubungan baik dengan keluarga, tetangga, dan sesama umat Islam,” ujar Abdullah Hakim.
Ia menambahkan bahwa di tengah dinamika kehidupan masyarakat saat ini, semangat menjaga silaturahim perlu terus dipelihara agar tercipta lingkungan yang rukun, damai, dan saling mendukung.
“Ketika silaturahim terjaga, akan tumbuh rasa saling peduli, saling membantu, dan saling mendoakan. Dengan demikian, kehidupan masyarakat akan menjadi lebih harmonis, rukun, dan penuh keberkahan,” lanjutnya.
Abdullah Hakim juga mengajak jamaah untuk menjadikan silaturahim sebagai budaya yang terus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, hubungan yang baik antarsesama merupakan salah satu modal penting dalam membangun masyarakat yang kuat, peduli, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diakhiri dengan doa bersama. Melalui pembinaan tersebut, diharapkan jamaah semakin memahami pentingnya silaturahim sebagai amalan yang membawa keberkahan, memperkuat persaudaraan, serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

