Medan (Humas) – Firman Tuhan dalam Mazmur 34:19 yang berbunyi, “TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya,” menjadi pesan utama dalam kegiatan pembinaan rohani yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan, Daminta Berutu, S.Th., kepada personel Polsek Medan Barat, Jalan Budi Pembangunan II, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Rabu (15/7/2026).
Melalui penyampaian firman Tuhan tersebut, peserta diajak untuk senantiasa memiliki pengharapan kepada Tuhan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan maupun dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan mental dan spiritual yang rutin dilaksanakan Kementerian Agama Kota Medan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan dan karakter aparatur.
Mengawali penyampaiannya, Daminta Berutu mengajak seluruh peserta untuk menyadari bahwa setiap orang tidak terlepas dari berbagai persoalan dan tantangan dalam kehidupan. Menurutnya, tekanan pekerjaan maupun pergumulan pribadi hendaknya tidak menjadi alasan untuk kehilangan harapan, sebab Tuhan senantiasa hadir memberikan penghiburan dan kekuatan bagi umat-Nya yang tetap percaya kepada-Nya.
Ia menjelaskan bahwa firman Tuhan dalam Mazmur 34:19 menjadi pengingat bahwa kasih dan penyertaan Tuhan selalu nyata bagi setiap orang yang berserah kepada-Nya.
“Mazmur 34:19 mengingatkan kita bahwa Tuhan dekat dengan orang yang patah hati dan menyelamatkan orang yang remuk jiwanya. Sebesar apa pun tantangan yang kita hadapi, jangan pernah kehilangan pengharapan karena Tuhan selalu menyertai dan memberikan kekuatan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya,” ujar Daminta Berutu.
Lebih lanjut, Daminta Berutu menekankan bahwa pengharapan kepada Tuhan perlu diwujudkan melalui sikap hidup yang penuh kasih, kejujuran, dan tanggung jawab dalam setiap tugas yang diemban. Menurutnya, nilai-nilai kekristenan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga tercermin dalam pelayanan kepada sesama.
Selanjutnya, Daminta Berutu menekankan pentingnya membangun karakter yang berlandaskan iman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai kasih, kejujuran, dan pengharapan harus menjadi landasan dalam setiap tindakan sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang humanis dan penuh integritas.
“Sebagai pelayan masyarakat, kita membutuhkan hati yang kuat, pikiran yang jernih, dan iman yang teguh. Ketika kita mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah, kita akan diberi hikmat dan kemampuan untuk menjalankan tugas dengan penuh kasih, kejujuran, serta tanggung jawab,” tambahnya.
Melalui kegiatan pembinaan rohani ini, Kementerian Agama Kota Medan berharap firman Tuhan yang disampaikan dapat menjadi sumber penguatan iman bagi seluruh peserta, sehingga mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas, semangat melayani, serta tetap memiliki pengharapan kepada Tuhan dalam setiap situasi. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam menghadirkan layanan bimbingan dan penyuluhan keagamaan yang membawa manfaat serta memperkuat nilai-nilai moderasi, spiritualitas, dan karakter di tengah masyarakat.

