Medan (Humas) – Membiasakan membaca Surah Yasin menjadi salah satu amalan yang dapat memperkuat keimanan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkaya pemahaman keagamaan di tengah masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, Nita Lamongga, melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan di Majelis Taklim Al Khairiyah, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan diawali dengan memandu jamaah membaca Surah Yasin secara bersama-sama dalam suasana yang khidmat dan penuh kekhusyukan. Setelah pembacaan Yasin, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang mengajak jamaah untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga selesai.
Nita Lamongga menyampaikan bahwa membaca Al-Qur’an hendaknya tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga diiringi dengan upaya memahami dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Surah Yasin mengandung banyak pelajaran tentang keimanan, kekuasaan Allah SWT, serta pentingnya menjalani hidup sesuai petunjuk-Nya. Oleh karena itu, setiap muslim perlu membiasakan diri berinteraksi dengan Al-Qur’an.
“Membaca Surah Yasin merupakan salah satu ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita mampu memahami maknanya, mengamalkan isi kandungannya, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan,” tutur Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, Nita Lamongga.
Ia juga mengajak jamaah untuk terus menghadiri majelis ilmu sebagai sarana memperkuat keimanan dan menambah wawasan keislaman. Menurutnya, majelis taklim memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang berakhlak mulia, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta istiqamah menjalankan ajaran Islam. Kebersamaan dalam majelis ilmu juga menjadi penguat ukhuwah di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan diikuti jamaah dengan antusias. Melalui pembinaan tersebut, Kemenag Medan berharap masyarakat semakin mencintai Al-Qur’an, membiasakan diri menghadiri majelis ilmu, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta pribadi dan lingkungan yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.

