Medan (Humas) – Tim Bakti Sosial Penyuluh Agama Kristen Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket makanan kepada pengemudi ojek online, tukang becak, pekerja harian, dan masyarakat yang melintas di depan Gereja Methodist Indonesia (GMI) Jemaat Gloria Medan, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 13.00 WIB tersebut merupakan implementasi program pelayanan sosial Tim Bakti Sosial Penyuluh Agama Kristen yang dibentuk berdasarkan Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Nomor 131 Tahun 2026. Pelaksanaannya juga mendapat dukungan dari GMI Jemaat Gloria Medan yang memberikan izin penggunaan halaman gereja sebagai lokasi pembagian bantuan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, bakti sosial merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan keagamaan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kementerian Agama harus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita menunjukkan bahwa nilai-nilai agama diwujudkan dalam tindakan nyata berupa kepedulian, kasih, dan semangat melayani sesama tanpa memandang latar belakang,” ujar Impun Siregar.
Plt. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Kota Medan, Sontur Saragih, M.Pd.K., mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan implementasi nilai-nilai Kristiani sekaligus wujud nyata semangat Kementerian Agama Berdampak yang terus didorong dalam setiap program pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan penyuluh agama tidak hanya diwujudkan melalui pembinaan rohani, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat. Kami berharap kegiatan bakti sosial ini menjadi budaya pelayanan yang terus dikembangkan sehingga kehadiran Kementerian Agama benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” tutur Sontur Saragih.
Ia juga mengajak seluruh Penyuluh Agama Kristen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kasih tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbagi, melayani, dan menghadirkan damai di tengah kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Ketua Tim Bakti Sosial Penyuluh Agama Kristen, Jepri Hutabarat, S.Th., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengamalan nilai kasih kepada sesama tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun status sosial. Menurutnya, paket makanan yang dibagikan diharapkan dapat membantu sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat yang sedang bekerja mencari nafkah.
“Melalui bakti sosial ini kami ingin berbagi kasih kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online, tukang becak, pekerja harian, dan warga yang membutuhkan. Meskipun sederhana, kami berharap bantuan ini membawa sukacita dan menjadi pengingat bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap sesama,” katanya.
Koordinator Humas dan Publikasi Tim Bakti Sosial, Mateus Brian Purba, S.Th., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal dari berbagai program pelayanan sosial yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai aksi berbagi semata, tetapi mampu menginspirasi lebih banyak orang untuk menumbuhkan kepedulian sosial. Dokumentasi dan publikasi kegiatan ini juga menjadi bentuk transparansi kepada masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa penyuluh agama hadir tidak hanya melalui pembinaan rohani, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.
Suasana pembagian paket makanan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Para penerima bantuan tampak menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Senyum dan ucapan syukur dari para pengemudi ojek online, tukang becak, pekerja harian, serta masyarakat yang menerima bantuan menjadi bukti bahwa kepedulian sederhana mampu menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi sesama.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan berharap semangat berbagi, kepedulian, dan pelayanan kepada masyarakat terus bertumbuh sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini juga diharapkan semakin memperkuat peran Kementerian Agama sebagai institusi yang menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kasih melalui aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat.

