Sambut HUT ke-81RI, Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan Berbagi Sembako kepada Masyarakat

Medan (Humas) — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, Masdar Tambusai, melaksanakan kegiatan berbagi paket sembako kepada masyarakat, Minggu (9/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus bagian dari upaya menghadirkan nilai-nilai keagamaan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

Sejumlah paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain menjadi bentuk perhatian kepada sesama, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih dekat antara Penyuluh Agama Islam dengan masyarakat. Proses pembagian berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kebersamaan, dan semangat gotong royong.

Masdar Tambusai mengatakan bahwa momentum peringatan kemerdekaan hendaknya tidak hanya dimaknai melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan kepedulian dan memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar. Menurutnya, semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang mampu menghadirkan kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

“Kemerdekaan bukan hanya kita rayakan dengan berbagai kegiatan, tetapi juga dapat kita maknai dengan berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada sesama. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, mudah-mudahan dapat memberikan manfaat dan menjadi wujud rasa syukur kita atas kemerdekaan yang telah kita nikmati,” ujar Masdar.

Ia menjelaskan bahwa berbagi merupakan bagian dari nilai-nilai keagamaan yang perlu terus dibangun dan dibiasakan dalam kehidupan bermasyarakat. Kepedulian terhadap sesama, menurutnya, tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan orang lain, tetapi juga dapat memperkuat rasa persaudaraan dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis.

“Kegiatan ini memang sederhana, tetapi kami berharap manfaatnya dapat dirasakan oleh penerima. Lebih dari itu, kami ingin mengajak diri sendiri dan masyarakat untuk terus menjaga kepedulian, saling membantu, dan tidak berhenti melakukan kebaikan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Masdar Tambusai menyerahkan paket sembako secara langsung kepada masyarakat penerima. Interaksi yang terbangun selama kegiatan berlangsung menjadi kesempatan bagi Penyuluh Agama Islam untuk mendengarkan kondisi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan sosial yang selama ini telah terjalin.

Menurut Masdar, peran Penyuluh Agama Islam tidak hanya terbatas pada penyampaian materi dan bimbingan keagamaan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Kehadiran penyuluh di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan penguatan nilai-nilai agama sekaligus mendorong tumbuhnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Semoga semangat kemerdekaan ini semakin menguatkan rasa persaudaraan, kepedulian, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal positif, saling membantu, dan menghadirkan manfaat bagi orang-orang di sekitar kita,” ungkapnya.

Kegiatan berbagi sembako tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya saling peduli dan berbagi di tengah masyarakat. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan tidak hanya dilakukan dengan prestasi dan perayaan, tetapi juga melalui kepedulian, gotong royong, serta aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.

Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam terus mendorong kegiatan pembinaan dan pelayanan keagamaan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti berbagi sembako, nilai-nilai keagamaan diharapkan semakin nyata dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan kepedulian dalam kehidupan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *