Medan (Humas) – Ekstrakurikuler Dokter Remaja MTsN 2 Medan mengikuti pelatihan edukasi kesehatan reproduksi remaja dan pertemuan First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (12/8/2026), bertempat di Ruang MGMP MTsN 2 Medan. Pelatihan diikuti oleh 20 anggota Dokter Remaja MTsN 2 Medan. Kegiatan ini menghadirkan Panca Junita, S.Kep., Ners., dari Puskesmas Sering sebagai pelatih. Pelatihan bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam menjaga kesehatan reproduksi serta memberikan pertolongan awal terhadap kondisi psikologis.
Dalam pelatihan edukasi kesehatan reproduksi remaja, para peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri pada masa pertumbuhan. Materi diberikan secara edukatif dengan menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik remaja. Peserta juga diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan, mengenali perubahan diri, serta membangun perilaku hidup sehat. Penyampaian materi berlangsung secara interaktif sehingga anggota Dokter Remaja dapat mengikuti kegiatan dengan antusias. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Selain edukasi kesehatan reproduksi, kegiatan juga membahas Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) melalui pertemuan First Aider. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai langkah awal dalam memberikan dukungan kepada seseorang yang sedang mengalami tekanan atau masalah psikologis. Peserta diperkenalkan pada sikap dan tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi tersebut. Dengan bekal yang diberikan, anggota Dokter Remaja diharapkan mampu menjadi pendamping awal yang peka, peduli, dan responsif terhadap lingkungan sekitar. Pelatihan ini sekaligus memperkuat peran Dokter Remaja sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan madrasah yang sehat dan suportif.

Kepala MTsN 2 Medan, Dra. Pesta Berampu, M.A. menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap para anggota Dokter Remaja dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh dengan sebaik-baiknya.
“Kegiatan ini sangat penting untuk membekali ananda kita dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menjaga kesehatan, khususnya kesehatan reproduksi remaja dan pertolongan pertama pada luka psikologis. Bunda berharap ilmu yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat diterapkan untuk membantu dan memberikan edukasi kepada teman-teman di lingkungan madrasah,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias dari seluruh peserta. Para anggota Dokter Remaja mengikuti setiap materi dan arahan yang disampaikan oleh Panca Junita, S.Kep., Ners. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan wawasan sekaligus keterampilan peserta dalam bidang kesehatan remaja dan pertolongan psikologis awal. Diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara positif di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, Dokter Remaja MTsN 2 Medan diharapkan semakin siap menjadi pelopor budaya hidup sehat dan kepedulian terhadap sesama. (SZ/FE)

