Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal Sampaikan Pesan Kebangsaan di Masjid At Taubah Rutan Tanjung Gusta

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, Drs. H. Fuji, MA, menyampaikan khutbah sekaligus menjadi imam Salat Jumat di Masjid At Taubah yang berada di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Gusta Medan, Jalan Lembaga Pemasyarakatan, No. 27, Kelurahan Tanjung Gusta Medan, pada Jumat (14/8/2026). Dalam khutbahnya, Fuji mengangkat tema tentang pentingnya mensyukuri nikmat kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam penyampaiannya, Fuji menjelaskan bahwa rasa syukur atas kemerdekaan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang memberikan manfaat bagi sesama.

Menurutnya, terdapat tiga hal utama yang harus dilakukan dalam mensyukuri nikmat kemerdekaan, yaitu meningkatkan ukhuwah dan persatuan, gemar berbagi serta membantu orang yang mengalami kesulitan, dan menghargai hak asasi manusia serta jasa para pahlawan kemerdekaan.
“Mensyukuri nikmat kemerdekaan ini minimal ada tiga poin inti. Pertama, meningkatkan rasa ukhuwah dan persatuan. Kedua, selalu berbagi dan suka membantu orang yang kesusahan. Ketiga, selalu menghargai hak asasi manusia dan para pahlawan kemerdekaan,” ujar Fuji dalam khutbahnya.

Lebih lanjut, Fuji menerangkan bahwa kemajuan Indonesia akan terwujud apabila masyarakat mampu hidup rukun, saling menghormati, dan membangun persatuan. Sebaliknya, bangsa ini akan sulit berkembang apabila manusia terus mempertajam perbedaan, saling bermusuhan, dan terpecah belah. “Indonesia akan maju manakala di antara manusia hidup rukun bersaudara serta membangun persatuan dan kesatuan. Mustahil Indonesia akan baik dan maju manakala di antara manusia saling bermusuhan serta saling memecah belah,” tambahnya.

Fuji juga mengajak jamaah untuk menumbuhkan kepedulian sosial dengan saling membantu antara satu dengan lainnya. Menurutnya, kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan, di mana orang yang memiliki kelebihan membantu yang kekurangan, yang sedang bahagia peduli kepada yang sedang mengalami kesulitan, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis.

Selain itu, Fuji mengingatkan agar seluruh masyarakat menghargai hak asasi manusia, menghormati perbedaan, serta tidak melupakan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. “Indonesia akan maju manakala di antara kita saling menghargai hak asasi manusia, saling memahami perbedaan, serta menghormati para pahlawan yang telah menumpahkan darah dan nyawanya untuk kemerdekaan Republik Indonesia,” tuturnya.

Mensyukuri kemerdekaan bukan hanya dengan mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga dengan menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan. Melalui semangat kebersamaan tersebut, masyarakat dapat ikut berperan dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju, damai, dan sejahtera.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *