Sentuhan Rohani Penyuluh KUA Medan Sunggal, Bangkitkan Semangat Pasien RS USU untuk Sembuh

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., menyampaikan bimbingan kerohanian kepada pasien rawat inap di Rumah Sakit USU Medan yang beralamat di Jalan Dr. Mansyur Nomor 66, Kelurahan Merdeka, Kota Medan, pada Selasa 18 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Ikhtiar untuk Sembuh” sebagai upaya memberikan motivasi, penguatan spiritual, serta semangat kepada pasien yang sedang menjalani proses pengobatan.

Bimbingan kerohanian dilakukan dengan mengunjungi pasien dari satu kamar ke kamar lainnya, termasuk memberikan motivasi kepada pasien yang berada di koridor sambil menunggu nomor antrean pelayanan. Paidi menyampaikan bahwa sakit merupakan bagian dari ujian kehidupan yang harus dihadapi dengan penuh kesabaran, keyakinan, dan usaha yang sungguh-sungguh.

Dalam penyampaiannya, Paidi mengutip firman Allah SWT yang berbunyi, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” Melalui ayat tersebut, ia mengajak para pasien agar memiliki semangat untuk bangkit dan yakin bahwa kesembuhan dapat diraih dengan usaha, doa, serta pertolongan dari Allah SWT.
“Pertama, kita harus memiliki semangat dan keyakinan bahwa kita akan sembuh. Kedua, kita harus bersabar, karena dengan kesabaran penyakit yang kita jalani akan terasa lebih ringan. Kita membutuhkan waktu dalam proses penyembuhan, sehingga harus sabar menjalani rawat inap maupun antrean pengobatan. Insya Allah kesabaran akan membuahkan hasil yang manis,” ujar Paidi.

Paidi juga menyampaikan bahwa ikhtiar menuju kesembuhan harus dilakukan dengan mengikuti anjuran dokter, mengonsumsi obat yang telah diberikan, memperbanyak doa, serta senantiasa bertawakal kepada Allah SWT. “Ikhtiar yang terakhir adalah berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT, karena hanya dengan mengharapkan pertolongan-Nya segala kemudahan dan kekuatan akan diberikan,” tambahnya.

Di penghujung kegiatan, bimbingan kerohanian ditutup dengan muhasabah dan doa bersama agar Allah SWT memberikan kemudahan, kesembuhan, serta kekuatan kepada para pasien dalam menghadapi cobaan dan ujian. Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Medan Sunggal terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh masyarakat, termasuk memberikan penguatan spiritual bagi mereka yang sedang membutuhkan dukungan dalam proses pemulihan.

Bimbingan kerohanian yang diberikan Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal menjadi salah satu bentuk kepedulian dalam mendampingi pasien agar tidak hanya berikhtiar secara medis, tetapi juga memiliki kekuatan batin melalui iman, kesabaran, doa, dan tawakal kepada Allah SWT.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *