Penyuluh Kristen KUA Medan Sunggal Gelar Bimbingan Bagi Pasien Rawat Inap di RSJ Bina Karsa

Medan (Humas) – Dua Penyuluh Agama Kristen Fungsional Kementerian Agama Kota Medan, Sindar Purba, S.Th., M.Pd (Penyuluh KUA Kecamatan Medan Sunggal) dan Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd.K (Penyuluh KUA Kecamatan Medan Perjuangan), sukses melaksanakan kegiatan Bimbingan Penyuluhan (BP) bagi pasien rawat inap di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bina Karsa, Jalan Pales III, Medan. Kegiatan rohani yang berlangsung pada hari Rabu, 19 Agustus 2026 ini berjalan dengan khidmat dan penuh sukacita. Kehadiran para penyuluh disambut hangat oleh pihak manajemen rumah sakit, tenaga medis, serta para pasien yang menjadi sasaran utama program penguatan mental dan spiritual tersebut.

Dalam kegiatan ini, kedua penyuluh menyampaikan materi bertajuk “Bagi Tuhan tidak ada yang Mustahil”. Materi ini dipilih secara khusus untuk membangkitkan harapan, memperkuat iman, dan memberikan ketenangan batin bagi para pasien yang sedang menjalani masa pemulihan. Sindar Purba dan Drammes Lumbantobing secara bergantian memberikan motivasi spiritual, mengajak para pasien berinteraksi lewat pujian, serta mendoakan kesembuhan mereka agar terus memiliki semangat untuk sembuh dan kembali ke tengah keluarga.

Landasan firman Tuhan dalam bimbingan penyuluhan ini diambil dari Lukas 1:37, yang menegaskan bahwa “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” Melalui nats Alkitab ini, para penyuluh menekankan bahwa di tengah keterbatasan manusia dan beratnya pergumulan sakit yang dihadapi, kuasa Allah tetap bekerja melampaui segala akal. Pasien diajak untuk memindahkan fokus mereka dari beban penyakit kepada kemahakuasaan Tuhan yang mampu memulihkan kesehatan jiwa dan raga mereka.

Selain Lukas 1:37, pesan penguatan juga diperkaya dengan kutipan dari Yeremia 32:17 yang berbunyi, “Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang teracung. Tiada suatu apa pun yang mustahil bagi-Mu!” Ayat ini mempertegas bahwa Allah yang menciptakan semesta adalah Allah yang sama yang peduli pada setiap air mata dan penderitaan manusia. Penggalan ayat ini menjadi jangkar iman yang mengingatkan pasien dan keluarga bahwa proses medis yang dijalani selalu berjalan beriringan dengan mukjizat dan kasih setia Tuhan.

Pihak RSJ Bina Karsa menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian dan konsistensi para Penyuluh Agama Kristen dalam menghadirkan pelayanan pastoral ini. Bimbingan rohani dinilai memberikan dampak psikologis yang sangat positif, membantu menurunkan tingkat kecemasan pasien, serta mendukung efektivitas terapi medis yang sedang berjalan. Kolaborasi antara aspek pemulihan medis dan penguatan spiritual seperti ini diharapkan dapat terus berkesinambungan demi kesejahteraan holistik para pasien.

Melalui publikasi ini, Sindar Purba dan Drammes Lumbantobing berharap masyarakat luas, khususnya keluarga pasien, terus memberikan dukungan moral dan tidak hilang harapan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara melalui penyuluh agama di tengah masyarakat yang membutuhkan sentuhan kasih dan penguatan iman. Pelayanan di RSJ Bina Karsa ini diakhiri dengan doa bersama untuk kesembuhan total para pasien, kekuatan bagi para medis, serta kedamaian bagi seluruh keluarga yang mendampingi.(SP/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *