Siswa MIN 1 Medan Raih Medali Emas Taekwondo Championship Piala Pangdam I Bukit Barisan

Medan (Humas) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa MIN 1 Kota Medan. Fauzan Prasetyo, siswa kelas VI Madinah 2 (6B), berhasil meraih medali emas dalam ajang Taekwondo Championship Piala Pangdam I Bukit Barisan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MIN 1 Kota Medan sekaligus menunjukkan bahwa peserta didik madrasah mampu berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga pada bidang olahraga. Senin (24/8/2026).

Keberhasilan Fauzan meraih medali emas menjadi semakin membanggakan mengingat ajang tersebut diikuti oleh banyak peserta dari berbagai daerah. Kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan, mental bertanding, disiplin, serta sportivitas dalam sebuah pertandingan yang kompetitif. Prestasi yang diraih Fauzan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki.

Fauzan merupakan siswa kelas VI Madinah 2 (6B) yang berada di bawah bimbingan wali kelas, Novi Adhaliah Lubis, S.Pd. Menurut Novi, Fauzan merupakan sosok siswa yang rajin, suka menolong, dan memiliki hubungan yang baik dengan teman-temannya. Sikap tersebut menjadi nilai positif yang melengkapi prestasinya di bidang olahraga, karena keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan akhlak yang baik.

“Fauzan anak yang rajin dan suka menolong. Ia juga sangat baik kepada teman-temannya. Kami tentu merasa bangga melihat prestasinya, apalagi ia mampu menunjukkan bahwa kemampuan di bidang olahraga dapat berjalan seiring dengan sikap dan akhlak yang baik,” ujar Novi.

Plt. Kepala MIN 1 Kota Medan, Ali Sanusi Rambe, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian yang diraih Fauzan. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan kesungguhan siswa dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya. Ia berharap keberhasilan Fauzan dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lain agar berani mengikuti berbagai kompetisi dan terus mengembangkan bakat sesuai bidang masing-masing.

“Kita bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih ananda Fauzan. Medali emas ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki potensi yang besar untuk berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga. Prestasi ini tentu harus kita apresiasi dan kita jadikan motivasi untuk terus mendukung anak-anak dalam mengembangkan bakat dan kemampuan mereka,” ujar Ali.

Ia menjelaskan bahwa Taekwondo Championship Piala Pangdam I Bukit Barisan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga menjadi bagian dari upaya menjaring bibit-bibit atlet muda. Ajang tersebut memberikan ruang kepada atlet usia dini dan remaja untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan mereka dalam kompetisi yang lebih luas. Dari proses pembinaan dan kompetisi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan akan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu membawa nama baik daerah.

“Melalui program pembinaan dan kompetisi yang tepat, kita berharap akan lahir atlet-atlet berbakat dari Sumatera Utara yang nantinya mampu bersaing dengan atlet dari provinsi lainnya. Karena itu, prestasi seperti yang diraih Fauzan harus terus didukung dan dikembangkan agar potensinya tidak berhenti sampai di sini,” jelas Ali.

Menurutnya, madrasah memiliki peran penting dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi secara seimbang. Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter serta pengembangan bakat dan minat siswa dalam berbagai bidang. Dukungan dari madrasah, guru, orang tua, dan lingkungan menjadi faktor penting agar peserta didik dapat berkembang secara optimal.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi tersebut, Ali Sanusi Rambe memberikan uang pembinaan kepada Fauzan saat sesi foto bersama di halaman MIN 1 Kota Medan. Pemberian tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi Fauzan untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan kembali meraih prestasi pada kompetisi-kompetisi berikutnya. Momen tersebut juga menjadi bentuk dukungan madrasah terhadap peserta didik yang telah membawa nama baik MIN 1 Kota Medan.

“Uang pembinaan ini memang tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat menjadi penyemangat bagi Fauzan. Teruslah berlatih, tetap rendah hati, jaga akhlak, dan jangan cepat puas dengan prestasi yang sudah diraih. Jadikan medali emas ini sebagai motivasi untuk kembali berkarya dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” pesan Ali.

Prestasi Fauzan Prasetyo diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjangnya dalam dunia olahraga, khususnya cabang taekwondo. Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan dan semangat untuk terus belajar, Fauzan diharapkan mampu mengembangkan potensinya hingga dapat berkompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.

Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi keluarga besar MIN 1 Kota Medan untuk terus memberikan ruang dan dukungan kepada peserta didik dalam mengembangkan bakat serta minat mereka. Dengan perpaduan prestasi, karakter, disiplin, dan akhlak yang baik, madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama madrasah serta daerah di berbagai ajang kompetisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *