Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan Ajak Jamaah Teladani Rasulullah

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, Amri Sembiring, melaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al Falah, Jalan Pukat Banting 4, Kota Medan pada Rabu (26/6/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan penyampaian tausiah yang mengajak jamaah untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan Maulid menjadi momentum untuk mengenang perjuangan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan dan diikuti jamaah dengan antusias.

Dalam penyampaiannya, Amri Sembiring menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan dengan mengikuti ajaran dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. “Mencintai Rasulullah SAW bukan hanya dengan memperingati kelahiran beliau, tetapi bagaimana kita mampu meneladani akhlak dan sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Amri Sembiring. Ia mengajak jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai contoh dalam menjalankan kehidupan sebagai seorang Muslim.

Amri Sembiring juga menyampaikan bahwa Rasulullah SAW merupakan teladan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam beribadah, bermasyarakat, maupun membangun hubungan dengan keluarga. Sikap jujur, amanah, sabar, penyayang, dan rendah hati merupakan bagian dari akhlak Rasulullah SAW yang dapat diterapkan oleh setiap Muslim. “Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang jujur, amanah, sabar, dan penuh kasih sayang kepada sesama,” katanya. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan jamaah dalam kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat.

Lebih lanjut, Amri Sembiring mengingatkan jamaah agar menjadikan momentum Maulid sebagai sarana untuk melakukan evaluasi terhadap diri sendiri. Menurutnya, semakin mengenal kehidupan Rasulullah SAW seharusnya semakin mendorong umat Islam untuk memperbaiki ibadah dan akhlaknya. “Mari kita jadikan Maulid Nabi ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT serta sesama manusia,” ungkapnya. Ia berharap kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat tercermin melalui perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik.

Amri Sembiring juga mengajak jamaah untuk memperbanyak salawat dan mempelajari perjalanan kehidupan Rasulullah SAW. Menurutnya, mengenal perjuangan Rasulullah SAW dapat menumbuhkan kecintaan sekaligus memberikan pelajaran tentang kesabaran, keteguhan, dan kepedulian terhadap sesama. “Dengan memperbanyak salawat dan mempelajari kehidupan Rasulullah SAW, kita berharap hati semakin dekat kepada beliau dan semangat untuk mengikuti sunnahnya semakin kuat,” tuturnya. Ia berharap pesan tersebut dapat menjadi motivasi bagi jamaah untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al Falah berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan mendapat perhatian dari jamaah. Melalui kegiatan tersebut, Amri Sembiring selaku Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan terus mendorong masyarakat untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian. Momentum Maulid diharapkan tidak berhenti pada peringatan, tetapi dapat diwujudkan melalui pengamalan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat semakin tumbuh dan tercermin dalam perilaku umat Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *