Medan (Humas) — Suasana penuh keakraban dan keceriaan mewarnai rapat perdana Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai, Drs. H. Ahmat Yani Siregar, MA., bersama seluruh personel KUA Kecamatan Medan Denai, Rabu (2/9/2026). Rapat tersebut dihadiri para penghulu, penyuluh agama Islam, serta jajaran staf KUA Medan Denai. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan sebagai momentum awal untuk memperkuat koordinasi dan membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan diawali dan dibuka oleh Rizky, kemudian dilanjutkan dengan arahan Kepala KUA Kecamatan Medan Denai. Dalam kesempatan tersebut, H. Ahmat Yani Siregar mengajak seluruh personel untuk membangun lingkungan kerja yang harmonis dengan mengedepankan kekompakan, kerja sama, komunikasi, serta sikap saling mendukung. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas di KUA tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekuatan tim dalam bekerja secara bersama-sama.
“Yang paling penting dalam menjalankan tugas adalah bagaimana kita bisa membangun kekompakan dan saling mendukung. Jangan ada rasa saling curiga atau mencurigai di antara kita, karena suasana kerja yang nyaman dan harmonis akan membuat kita lebih mudah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar H. Ahmat Yani Siregar.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka di antara seluruh personel. Setiap persoalan yang muncul dalam pelaksanaan tugas, kata dia, hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman. Dengan suasana kerja yang dilandasi rasa saling menghargai, seluruh jajaran diharapkan dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang, bertanggung jawab, dan profesional.
Dalam rapat tersebut, Kepala KUA Medan Denai juga melakukan pembagian tugas kepada masing-masing staf secara merata sesuai dengan tanggung jawab dan kebutuhan pekerjaan. Pembagian tugas tersebut diharapkan dapat menciptakan kejelasan dalam pelaksanaan pekerjaan sekaligus mendorong setiap personel untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diemban. Ia mengingatkan agar seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh serta tetap mengutamakan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap tugas yang diberikan harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab. Tidak ada pekerjaan yang lebih penting dari yang lain, karena semuanya saling berkaitan dalam mendukung pelayanan KUA. Kalau kita bekerja dengan kompak, saling membantu dan memahami tugas masing-masing, insya Allah pekerjaan akan menjadi lebih ringan dan pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” ungkapnya.
Selain membahas pembagian tugas dan penguatan internal, rapat juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan pelayanan keagamaan di wilayah Kecamatan Medan Denai. KUA sebagai salah satu ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang ramah, cepat, tertib, dan profesional. Untuk menjaga kesinambungan koordinasi dan evaluasi, rapat rutin akan dilaksanakan setiap bulan sebagai wadah bersama untuk membahas perkembangan pekerjaan, mengevaluasi kendala, serta merumuskan langkah perbaikan.
H. Ahmat Yani Siregar berharap rapat perdana tersebut dapat menjadi awal yang baik dalam membangun budaya kerja yang semakin solid di lingkungan KUA Medan Denai. Ia mengajak seluruh penghulu, penyuluh, dan staf untuk menjadikan kekompakan sebagai kekuatan bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Mari kita jadikan KUA Medan Denai sebagai tempat kerja yang nyaman, solid, harmonis, dan profesional. Dengan kebersamaan yang kita bangun, mudah-mudahan seluruh tugas dapat kita laksanakan dengan baik dan masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang terbaik dari kita,” pungkasnya.

