Medan (Humas) – Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal melaksanakan kegiatan Pendampingan Katekumen pada Selasa, (1/9/2026), pukul 08.00 WIB. Kegiatan bertempat di Aula Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Xaverius Sunggal, Jl. Abadi No. 54, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal. Pendampingan ini merupakan bagian dari proses pembinaan iman bagi para katekumen agar semakin mengenal kehidupan, ajaran, dan tata pelayanan dalam Gereja Katolik.
Kegiatan pendampingan diikuti oleh Daud Tarigan dan Fitri Silalahi. Dalam pertemuan tersebut, peserta mendapatkan pembinaan mengenai Hierarki dalam Gereja Katolik. Materi diberikan untuk membantu para katekumen memahami bahwa Gereja memiliki struktur pelayanan yang bertujuan menjaga kesatuan iman, melaksanakan tugas penggembalaan, serta melayani umat sesuai dengan perutusan yang dipercayakan Kristus kepada Gereja.
Dalam penyampaian materi, dijelaskan bahwa hierarki Gereja Katolik terdiri atas Paus dan para Uskup dalam kesatuan dengannya, serta para imam dan diakon. Paus memiliki tugas sebagai pemimpin Gereja universal, sedangkan para Uskup menjalankan tugas penggembalaan Gereja partikular dalam wilayah keuskupannya. Para imam membantu Uskup dalam melaksanakan tugas pelayanan pastoral, sementara para diakon mengambil bagian dalam pelayanan Gereja sesuai dengan tugas dan perutusannya.
Para peserta juga diajak memahami bahwa hierarki bukanlah suatu bentuk kekuasaan semata, melainkan merupakan pelayanan bagi umat Allah. Setiap tugas dan jabatan dalam Gereja memiliki tujuan untuk mewartakan Injil, merayakan iman, menggembalakan umat, serta menghadirkan kasih Kristus. Karena itu, hubungan antara hierarki dan umat hendaknya dibangun dalam semangat persaudaraan, kerja sama, ketaatan, dan saling menghormati.
Melalui pendampingan ini, Daud Tarigan dan Fitri Silalahi diharapkan semakin memahami peran masing-masing anggota dalam kehidupan Gereja. Para katekumen juga diajak untuk menyadari bahwa setelah menjadi bagian penuh dari Gereja, mereka memiliki kesempatan sekaligus tanggung jawab untuk terlibat dalam kehidupan menggereja sesuai dengan kemampuan, panggilan, dan karunia yang dimiliki.
Kegiatan Pendampingan Katekumen ini diharapkan semakin memperkuat pemahaman dan kesiapan peserta dalam menjalani proses menjadi umat Katolik. Pemahaman mengenai hierarki dalam Gereja menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan katekumen, sehingga peserta tidak hanya mengenal ajaran iman secara teoritis, tetapi juga memahami tata kehidupan Gereja dan mampu mengambil bagian dalam persekutuan serta pelayanan umat dengan penuh tanggung jawab.(RAS/PAI).

