Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Rohani kepada pasien rawat inap di RSU Bina Kasih, Jalan TB. Simatupang, Medan, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan keagamaan dalam memberikan penguatan iman dan penghiburan kepada pasien yang sedang menjalani perawatan.
Pelayanan rohani tersebut dilaksanakan oleh Sindar Purba, S.Th., M.Pd. dan Ruminna Sinaga, M.Pd., serta didampingi oleh pihak manajemen RSU Bina Kasih, Timotius Barus, Ners. Kehadiran para penyuluh diharapkan dapat memberikan perhatian dan pendampingan secara spiritual sehingga pasien tetap memiliki semangat dan pengharapan di tengah kondisi yang sedang dihadapi.
Dalam penyuluhan tersebut, pesan utama yang disampaikan adalah “Mari Semakin Dekat kepada Tuhan.” Para pasien diajak untuk tidak hanya memperhatikan kesehatan jasmani, tetapi juga memelihara kehidupan rohani dengan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, membangun kehidupan doa, serta menyerahkan setiap pergumulan dan kekhawatiran kepada-Nya.
Firman Tuhan yang menjadi dasar pelayanan adalah Yakobus 4:8: “Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.” Firman ini mengingatkan bahwa Tuhan senantiasa membuka jalan bagi setiap orang yang datang kepada-Nya dengan iman dan ketulusan hati, terlebih ketika berada dalam situasi sulit dan penuh pergumulan.
Melalui bimbingan rohani ini, pasien diberikan motivasi untuk tetap kuat, sabar, dan memiliki pengharapan kepada Tuhan selama menjalani proses perawatan. Penyuluh juga mengingatkan bahwa keadaan sakit dapat menjadi momentum untuk semakin membangun hubungan dengan Tuhan, memperkuat iman, serta merasakan kehadiran-Nya dalam setiap keadaan.
Kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Rohani ini diharapkan terus memberikan manfaat bagi pasien dan keluarga, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Penyuluh Agama Kristen dalam memberikan pelayanan yang menyentuh aspek jasmani, mental, dan spiritual. Semakin dekat kepada Tuhan, semakin kuat menghadapi pergumulan dan semakin teguh menjalani proses kehidup (SP/PAI).

