Penyuluh KUA Medan Sunggal Hadir Berikan Motivasi dan Penguatan Rohani bagi Pasien RSJ Bina Karsa

Medan (Humas) – Bimbingan dan penyuluhan (bimluh) keagamaan kembali dilaksanakan Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., kepada pasien rawat inap Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bina Karsa Medan, Jalan Palas III Nomor 19, Kota Medan, Rabu, 30 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, Paidi didampingi Heri Fitrian, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Selayang.
Bimbingan ditujukan kepada pasien rawat inap yang beragama Islam. Kegiatan dibuka oleh Paidi dengan memberikan motivasi dan hiburan rohani melalui lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana ruangan menjadi lebih tenang dan para pasien tampak antusias mengikuti lantunan shalawat yang disampaikan bersama.

Dalam penyampaiannya, Paidi mengajak para pasien untuk tetap semangat menjalani proses pemulihan serta tidak terlalu memikirkan hal-hal yang dapat membebani pikiran. Ia mengingatkan pentingnya menjaga ketenangan hati dan menjalani kehidupan dengan lebih rileks tanpa tekanan yang berlebihan.
“Jangan terlalu memikirkan sesuatu yang dapat membebani pikiran kita. Jalani hidup dengan rileks dan tetap semangat. Selain itu, mari kita isi kehidupan dengan ibadah kepada Allah SWT, seperti salat, zikir, dan bershalawat. Semakin kita mengingat Allah, insyaallah hati akan menjadi tenang,” ujar Paidi.

Bimbingan kemudian dilanjutkan oleh Heri Fitrian dengan materi tentang keutamaan Al-Qur’an. Heri menjelaskan bahwa Al-Qur’an bukan hanya menjadi pedoman hidup bagi umat Islam, tetapi juga menjadi sumber ketenangan dan penguat spiritual dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Ia kemudian mengajak pasien untuk bersama-sama membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Heri juga membimbing sejumlah pasien yang telah memiliki hafalan Al-Qur’an untuk melantunkan ayat-ayat yang mereka hafal. Para pasien menyambut kegiatan tersebut dengan baik. Bahkan, beberapa pasien mampu membaca dan menghafalkan ayat Al-Qur’an dengan lancar, serta terdapat pasien yang memiliki suara merdu ketika melantunkan ayat-ayat suci. “Kami melihat respons yang sangat baik dari para pasien. Ternyata banyak di antara mereka yang sudah menghafal Al-Qur’an dan mampu membacakannya dengan lancar. Ini menjadi hal yang sangat menggembirakan,” ungkap Heri Fitrian.

Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para penyuluh agama yang terus bersemangat memberikan pendampingan rohani kepada pasien RSJ Bina Karsa. “Semoga kehadiran penyuluh agama Islam dapat membantu mengurangi beban dan stres yang dirasakan para pasien, meningkatkan keimanan kepada Allah SWT, serta memberikan motivasi agar mereka tetap semangat menjalani proses pemulihan dan senantiasa memohon kesembuhan kepada Allah SWT,” ujar Agus Salim.

Bimbingan rohani di RSJ Bina Karsa menjadi bagian dari upaya penyuluh agama dalam memberikan motivasi, ketenangan, dan penguatan spiritual kepada pasien. Melalui shalawat, zikir, salat, serta interaksi dengan Al-Qur’an, para pasien diajak untuk tetap optimistis, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan menjalani proses pemulihan dengan penuh semangat.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *