Mutiara Sore RRI Pro 4 FM, Penyuluh KUA Medan Sunggal Ajak Pendengar Amalkan Zikir yang Berat Timbangannya

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., kembali menyampaikan dakwah melalui siaran radio dalam program Mutiara Sore RRI Pro 4 FM Medan, Kamis (8/10/2026). Siaran yang berlangsung dari studio RRI Pro 4 FM di Jalan Gatot Subroto Nomor 68, Kelurahan Sei Sikambing C.II, Kota Medan, mengangkat materi tentang amalan zikir yang ringan di lisan, tetapi berat timbangannya di akhirat dan dicintai Allah SWT.

Dalam penyampaiannya, Paidi menjelaskan bahwa salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar adalah membaca dua kalimat zikir, yaitu Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘azhim. Artinya, “Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya, Mahasuci Allah Yang Mahaagung.” Ia mengajak para pendengar untuk membiasakan zikir tersebut dalam kehidupan sehari-hari karena mudah diucapkan, tetapi memiliki keutamaan yang besar di sisi Allah SWT.
“Dua kalimat zikir ini sangat ringan di lisan dan mudah untuk diucapkan, tetapi memiliki timbangan yang berat di akhirat. Karena itu, mari kita membiasakan diri untuk mengamalkannya di sela-sela aktivitas sehari-hari, baik ketika bekerja, beristirahat, maupun setelah melaksanakan salat,” ujar Paidi saat menyampaikan materi dakwahnya.

Selain itu, Paidi juga menjelaskan keutamaan kalimat tauhid La ilaha illallah yang berarti tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah. Kalimat tersebut merupakan inti ajaran tauhid dan menjadi pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa mengesakan Allah SWT. Ia turut mengingatkan keutamaan membaca tahmid, yaitu Alhamdulillah, yang berarti segala puji bagi Allah. Bacaan tersebut merupakan ungkapan syukur atas nikmat dan karunia yang diberikan Allah kepada hamba-Nya.

Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Paidi atas semangat dan konsistensinya dalam menyampaikan syiar Islam melalui siaran radio. Menurutnya, dakwah melalui media elektronik merupakan salah satu sarana yang efektif untuk menjangkau masyarakat lebih luas, sehingga pesan-pesan keagamaan dapat diterima oleh pendengar dari berbagai kalangan.
“Kami sangat mengapresiasi semangat Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, yang terus aktif menyampaikan dakwah melalui RRI Pro 4 FM. Dakwah melalui udara merupakan potensi yang perlu terus dikembangkan agar pesan-pesan Islam dapat menjangkau masyarakat secara luas. Semoga para pendengar memperoleh ilmu yang bermanfaat serta semakin meningkat keimanan dan ketakwaannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Agus Salim.

Melalui program Mutiara Sore RRI Pro 4 FM, Paidi berharap masyarakat semakin termotivasi untuk memperbanyak zikir dan menghidupkan lisan dengan kalimat-kalimat yang mengingatkan kepada Allah SWT. Amalan yang ringan di lisan hendaknya tidak dianggap remeh, sebab zikir yang dilakukan dengan ikhlas dan penuh penghayatan dapat menjadi bagian dari ikhtiar seorang Muslim untuk meraih rida Allah SWT serta mempersiapkan bekal kebaikan untuk kehidupan akhirat.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *