Medan (Humas) – Dalam upaya memberikan penguatan spiritual dan dukungan mental, Penyuluh Agama Kristen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, Sindar Purba, S.Th., M.Pd., bersama Penyuluh KUA Kecamatan Medan Perjuangan, Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd., melaksanakan kegiatan Bimbingan Penyuluhan (BP) kepada pasien rawat inap di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bina Karsa, Jalan Pales III, Kota Medan, Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung khidmat dan mendapat respons positif dari pihak rumah sakit maupun para pasien.
Pelayanan rohani tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemulihan secara holistik yang tidak hanya menyentuh aspek fisik dan medis, tetapi juga psikologis dan spiritual. Melalui sinergi antarpenyuluh, kedua penyuluh berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan penguatan iman, khususnya bagi pasien yang sedang menjalani proses pemulihan kesehatan mental. Kehadiran penyuluh diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan dan pengharapan bagi pasien selama menjalani masa perawatan.
Dalam sesi penyuluhan, Sindar Purba bertindak sebagai pembicara utama dengan menyampaikan materi rohani bertajuk “Apa yang Kamu Dengar dan Apa yang Kamu Pelajari, Lakukanlah Itu.” Materi disampaikan secara sederhana dan menyentuh kehidupan sehari-hari para pasien. Melalui pesan tersebut, pasien diajak untuk memusatkan perhatian pada hal-hal positif yang diterima selama masa perawatan serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari proses pemulihan.
Penyampaian firman Tuhan berlandaskan pada Filipi 4:9, yang berbunyi, “Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.” Ayat tersebut menjadi penguatan bagi para pasien bahwa setiap nilai kebaikan yang dipelajari dan dilakukan dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju kedamaian hati serta semakin dekat dengan Tuhan.
Sementara itu, Drammes Lumbantobing turut mendampingi jalannya penyuluhan, memimpin doa bersama, serta memberikan penguatan kepada para pasien. Kehadiran kedua penyuluh menciptakan suasana bimbingan yang penuh perhatian, empati, dan kekeluargaan. Pelayanan tersebut juga mendapat apresiasi dari pihak RSJ Bina Karsa sebagai bentuk kepedulian Kementerian Agama melalui penyuluh agama terhadap kebutuhan rohani pasien yang sedang menjalani perawatan.
Kepala KUA Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh agama yang secara konsisten hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat dan umat. Menurutnya, pelayanan penyuluhan agama sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat meningkatkan keimanan dan memperoleh ketenangan batin.
“Saya sangat mengapresiasi para penyuluh agama yang selalu konsisten mendampingi warga dan memberikan pelayanan kepada umat. Umat sangat membutuhkan pengetahuan agama untuk meningkatkan keimanan dalam dirinya. Dengan mendekatkan diri kepada Tuhan, hati seseorang akan mendapatkan kedamaian, terlebih bagi pasien rawat inap di RSJ Bina Karsa yang membutuhkan pendampingan secara rohani,” ujar Agus Salim.
Agus Salim menambahkan, pelayanan bimbingan rohani di lingkungan rumah sakit merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat. Menurutnya, penguatan spiritual dapat menjadi pendamping dalam proses perawatan sehingga pasien tetap memiliki harapan, semangat, dan keyakinan untuk menjalani proses pemulihan.
Kegiatan Bimbingan Penyuluhan tersebut diakhiri dengan doa bersama dan komitmen untuk terus melaksanakan pelayanan serupa secara berkesinambungan. Melalui kegiatan ini, KUA Medan Sunggal dan KUA Medan Perjuangan berharap pesan kasih, pengharapan, dan damai sejahtera dapat terus tertanam dalam diri para pasien. Kehadiran penyuluh agama diharapkan menjadi bukti nyata pelayanan Kementerian Agama dalam memberikan pendampingan keagamaan sekaligus mendukung pemulihan masyarakat secara utuh.(SP/PAI).

