Dorong Kemandirian Ekonomi, Penyuluh Katolik KUA Medan Sunggal Bekali CU Tunas Mekar

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Katolik Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, Roni Antonius Sitanggang, memberikan pembekalan persiapan pelaksanaan Business Planning KSP CU Tunas Mekar Medan pada Jumat (9/10/2026). Kegiatan berlangsung pukul 15.00–17.00 WIB di Kantor KSP CU Tunas Mekar Medan, Jalan Setia Budi Gang Rahmat, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, dengan peserta para aktivis CU Tunas Mekar Medan.

Pertemuan ini merupakan langkah awal untuk mempersiapkan penyusunan Business Planning yang direncanakan berlangsung pada akhir November 2026. Pembekalan tersebut bertujuan menyamakan pemahaman seluruh aktivis mengenai tujuan, tahapan, dan aspek penting dalam menyusun perencanaan bisnis yang terarah, realistis, serta berkelanjutan.

Dalam penyampaian materi, Roni Antonius Sitanggang menjelaskan sejumlah hal yang perlu dipersiapkan, di antaranya pengumpulan data, evaluasi kinerja lembaga, identifikasi pencapaian dan kendala, serta pemetaan peluang dan tantangan. Menurutnya, data yang akurat dan evaluasi yang menyeluruh menjadi landasan penting dalam merumuskan program kerja yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan CU Tunas Mekar Medan.
Roni juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh aktivis dalam proses perencanaan. Setiap bagian diharapkan memberikan masukan berdasarkan tugas dan tanggung jawab masing-masing agar rencana yang disusun dapat menggambarkan kondisi lembaga secara menyeluruh. Penetapan prioritas program, target yang terukur, pembagian tanggung jawab, serta strategi pelaksanaan juga perlu dipersiapkan sejak awal demi mendukung efektivitas program kerja.

Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kontribusi penyuluh agama Katolik yang tidak hanya memperhatikan pembinaan spiritual umat, tetapi juga turut mendukung pemberdayaan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan wujud pelayanan keagamaan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan umat.

Agus Salim menegaskan bahwa kondisi ekonomi yang baik dan mapan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hidup sekaligus memberikan ruang bagi penguatan nilai-nilai spiritual. “Saya sangat mengapresiasi penyuluh agama Katolik yang bukan hanya memperhatikan spiritual umat, tetapi juga memberikan pelayanan untuk mendorong kemandirian ekonomi. Ketika kondisi ekonomi sudah baik dan mapan, manusia diharapkan lebih mudah mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Ekonomi yang baik juga dapat mendukung penguatan nilai-nilai keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Agus Salim.

Melalui kegiatan ini, para aktivis CU Tunas Mekar Medan diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam mempersiapkan penyusunan Business Planning pada akhir November 2026. Roni Antonius Sitanggang berharap setiap aktivis dapat menyiapkan data, gagasan, dan evaluasi sesuai bidang masing-masing sehingga menghasilkan perencanaan yang terukur, realistis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada anggota. Dengan perencanaan yang matang, CU Tunas Mekar Medan diharapkan semakin berkembang, berkelanjutan, serta mampu memperkuat kemandirian ekonomi anggotanya sejalan dengan pembinaan nilai-nilai spiritual.(RAS/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *