Penyuluh KUA Medan Sunggal Perkuat Sinergi Dakwah Bersama Habib Ahmad Syarif bin Ali Shahab

Medan (Humas) – Dalam upaya memperkuat sinergi dakwah Islam dan meningkatkan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, Drs. H. Fuji, M.A., mendampingi Habib Ahmad Syarif bin Ali Shahab dalam kegiatan Safari Dakwah di Masjid Al Musabbihin, Komplek Taman Setiabudi Indah (Tasbih), Blok C Nomor 99–100, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Musabbihin, H. Muchtar, beserta jajaran pengurus dan ratusan jamaah yang antusias mengikuti tausiah keagamaan.

Habib Ahmad Syarif bin Ali Shahab dikenal sebagai pendakwah yang merupakan keturunan Rasulullah SAW. Beliau menempuh pendidikan di Tarim, Hadramaut, Yaman, serta belajar bersama Habib Umar bin Hafidz. Selain itu, beliau merupakan pimpinan Pondok Pesantren Darul Asikin Center dan menjadi dewan guru di Majelis Rasulullah di Sydney, Australia, serta terlibat dalam kegiatan dakwah di sejumlah negara. Kehadiran beliau di Masjid Al Musabbihin menjadi momentum untuk memperkuat semangat keislaman, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan meningkatkan pemahaman jamaah terhadap ajaran agama.

Rangkaian Safari Dakwah diawali dengan salat Subuh berjamaah yang diimami Ahmad Zidan Al Hafidz dari Kota Langsa, Aceh. Setelah salat, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang dibuka oleh Fuji selaku protokol sekaligus penyuluh agama Islam KUA Medan Sunggal. Dalam ceramahnya, Habib Ahmad Syarif bin Ali Shahab mengingatkan jamaah agar menjauhi sifat munafik yang dapat merusak keimanan dan hubungan antarsesama. Beliau menjelaskan tiga ciri orang munafik, yaitu berdusta ketika berbicara, mengingkari janji, dan berkhianat terhadap amanah. “Umat Islam hendaknya senantiasa menjaga kejujuran dalam perkataan, menepati setiap janji, serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausiah tersebut.

Selain mengingatkan pentingnya akhlak mulia, Habib Ahmad juga mengajak umat Islam untuk membiasakan diri berbagi melalui infak dan sedekah guna mendukung perkembangan dakwah serta pembangunan dan pemeliharaan masjid. Menurutnya, masjid bukan hanya tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penyebaran nilai-nilai Islam. Beliau mendorong jamaah untuk bersama-sama memakmurkan masjid agar kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas. “Mari kita dukung dakwah melalui infak dan sedekah, sehingga pembangunan masjid dan kegiatan syiar Islam dapat terus berkembang. Hendaknya kita juga memperhatikan keindahan dan kenyamanan masjid sebagai tempat beribadah,” pesan Habib Ahmad kepada jamaah.

Fuji menyampaikan bahwa dirinya merasa bersemangat mendampingi Habib Ahmad Syarif bin Ali Shahab dalam kegiatan Safari Dakwah tersebut. Menurutnya, kehadiran para pendakwah yang menyampaikan ajaran Islam dengan nasihat yang menyejukkan sangat dibutuhkan masyarakat sebagai penguatan iman dan pembentukan akhlak. “Umat Islam sangat membutuhkan dakwah yang mampu mengingatkan, membimbing, dan mengajak masyarakat semakin dekat kepada Allah SWT. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap jamaah semakin termotivasi untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Fuji.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas peran aktif penyuluh agama Islam yang terus konsisten dan istiqamah dalam mendukung kegiatan dakwah di tengah masyarakat. Ia menilai sinergi antara penyuluh agama, tokoh agama, pengurus masjid, dan jamaah merupakan bagian penting dalam memperkuat pembinaan umat. “Kami sangat bangga dan mengapresiasi penyuluh agama Islam KUA Medan Sunggal yang terus berkomitmen mendukung kegiatan dakwah. Semoga pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat kepada Allah SWT serta membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan mampu menjadi rahmat bagi seluruh alam,” ungkap Agus Salim.

Kegiatan Safari Dakwah di Masjid Al Musabbihin ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Habib Ahmad Syarif bin Ali Shahab. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi dakwah antara penyuluh agama, ulama, pengurus masjid, dan masyarakat semakin kuat. Pesan tentang kejujuran, menepati janji, menjaga amanah, serta membiasakan infak dan sedekah diharapkan tidak berhenti sebagai nasihat, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, masjid semakin makmur, ukhuwah Islamiyah semakin erat, dan dakwah Islam terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat serta mewujudkan kehidupan yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *