Medan (Humas) – Kepedulian terhadap keberlangsungan pelayanan panti asuhan kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan donasi untuk biaya sewa rumah Panti Asuhan Eben Haezar, Senin (12/10/2026). Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan, Verawati Butar-Butar, kembali menyerahkan bantuan tersebut untuk kelima kalinya dengan dukungan donatur yang berada di Australia. Bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama sekaligus upaya mendukung keberlangsungan tempat tinggal bagi anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan ini, semangat kasih dan solidaritas diharapkan terus tumbuh serta menggerakkan lebih banyak pihak untuk berbagi.
Verawati Butar-Butar menjelaskan bahwa donasi tersebut dapat disalurkan berkat bantuan salah seorang anak rohaninya yang berada di Australia. Menurutnya, keterlibatan donatur menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan tanpa dibatasi jarak dan tempat. “Saya bersyukur karena melalui bantuan salah seorang anak rohani saya yang berada di Australia, donasi untuk sewa rumah Panti Asuhan Eben Haezar dapat kembali disalurkan untuk kelima kalinya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan kasih kepada Tuhan,” ungkap Verawati. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan panti sekaligus memberikan dukungan bagi keberlangsungan pelayanan kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian.
Dalam proses penyerahan bantuan, Verawati senantiasa mengedepankan keterbukaan dan pertanggungjawaban kepada donatur. Selain menyerahkan bantuan, ia juga menyertakan dokumentasi video dan kuitansi yang telah dibubuhi stempel sebagai bukti penerimaan dana. “Setiap penyerahan bantuan selalu saya lengkapi dengan bukti video dan kuitansi yang distempel agar donatur mengetahui bahwa bantuan telah disampaikan dengan baik dan transparan,” jelas Verawati. Menurutnya, keterbukaan tersebut penting untuk menjaga kepercayaan serta memastikan bahwa amanah yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, penyaluran bantuan ini juga melibatkan tim yang mendampingi Verawati dalam proses penyerahan donasi. Ia menyebutkan bahwa tim tersebut terdiri atas Dr. Saronisa Ginting dan Basaria yang turut hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan. Kehadiran tim menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran kegiatan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam aksi sosial. Senada dengan hal itu, keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa kepedulian terhadap anak-anak panti asuhan dapat diwujudkan melalui kerja sama dan komitmen bersama.
Bantuan untuk biaya sewa rumah menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung keberlangsungan operasional panti asuhan. Selain membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal, dukungan tersebut diharapkan memberikan rasa aman bagi anak-anak agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Penyaluran donasi secara berkelanjutan juga mencerminkan pentingnya menjaga kepedulian sosial terhadap lembaga yang memberikan pendampingan kepada anak-anak. Melalui dukungan berbagai pihak, kebutuhan panti diharapkan dapat terus memperoleh perhatian sehingga pelayanan kepada anak-anak dapat berjalan dengan baik.
Kemenag Medan mengapresiasi semangat kepedulian yang diwujudkan melalui aksi sosial dan penyaluran donasi bagi Panti Asuhan Eben Haezar. Praktik transparansi dalam penyerahan bantuan juga menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan antara donatur, penyalur, dan penerima manfaat. Selain itu, semangat berbagi diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk berkontribusi sesuai kemampuan dalam membantu sesama. Dengan semangat kasih, kepedulian, dan tanggung jawab, bantuan tersebut diharapkan membawa manfaat bagi keberlangsungan panti asuhan dan kesejahteraan anak-anak yang didampingi.

