Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kemenag Medan Lakukan Monitoring ke SMA Negeri 3 dan SMA Negeri 14 Medan

Medan (Humas) Pengawas Pendidikan Agama Katolik tingkat menengah Kementerian Agama Kota Medan, Dewi Sartika Simbolon, melaksanakan kunjungan sekaligus monitoring pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di SMA Negeri 3 Medan pada Rabu (07/10/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Romian Nainggolan, guru Pendidikan Agama Katolik, sebagai bentuk pendampingan dan pembinaan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran agama Katolik di lingkungan sekolah.

Dalam kunjungan tersebut, Dewi Sartika Simbolon melakukan peninjauan terhadap kelengkapan perangkat pembelajaran yang digunakan oleh guru, termasuk administrasi pembelajaran serta berbagai dokumen pendukung lainnya. Monitoring ini bertujuan memastikan proses pembelajaran terlaksana secara terencana, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat menunjang pencapaian tujuan pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik.

Kegiatan monitoring juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi dan memperkuat koordinasi antara pengawas dengan guru Pendidikan Agama Katolik. Melalui pendampingan ini, diharapkan para guru semakin termotivasi untuk meningkatkan kompetensi profesional, mengembangkan metode pembelajaran yang efektif, serta menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.

Pada hari yang sama, Dewi Sartika Simbolon melanjutkan kegiatan monitoring ke SMA Negeri 14 Medan. Dalam kunjungan tersebut, ia bertemu dengan Fidelis, guru Pendidikan Agama Katolik di sekolah tersebut. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Agama Kota Medan dalam memastikan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik berjalan dengan baik serta memberikan dukungan terhadap kebutuhan profesional para guru.

Dewi Sartika Simbolon menegaskan bahwa kegiatan monitoring bukan semata-mata untuk memeriksa kelengkapan administrasi, melainkan juga menjadi sarana pembinaan, pendampingan, dan evaluasi guna mendorong peningkatan mutu pendidikan. “Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Kementerian Agama benar-benar berdampak bagi guru dan peserta didik. Melalui monitoring dan pendampingan ini, kami berharap kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Katolik semakin meningkat,” ungkap Dewi.

Melalui kunjungan ke SMA Negeri 3 Medan dan SMA Negeri 14 Medan ini, Kementerian Agama Kota Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas Pendidikan Agama Katolik di sekolah. Sinergi antara pengawas dan guru diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih berkualitas, memperkuat nilai-nilai iman dan karakter peserta didik, serta mewujudkan pelayanan pendidikan yang profesional, berdampak, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *