Medan (Humas) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Medan, Abdurrohman Lubis, S.Pd., yang berhasil meraih dua medali perunggu dalam ajang SCE (Science Competition Event) tingkat Sumatera Utara, Senin (12/10/2026). Prestasi tersebut diraih pada cabang Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Olimpiade Sains tingkat guru SD/MI. Capaian ini menjadi bukti komitmen guru dalam mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.
Abdurrohman Lubis merupakan guru Matematika yang mendapat tugas membimbing siswa kelas VI Madinah 3 (6C) di MIN 1 Kota Medan. Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai pendidik, ia terus meluangkan waktu untuk belajar, berlatih, dan memperdalam ilmu pengetahuan melalui berbagai sumber. Baginya, menjadi seorang guru bukan hanya tentang menyampaikan materi pelajaran kepada siswa, tetapi juga tentang kemauan untuk terus berkembang dan memberikan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Semangat tersebut diwujudkan melalui keikutsertaannya dalam berbagai perlombaan yang dapat mengasah kemampuan profesional. Ia berupaya memperkaya pengetahuan, mengembangkan metode pembelajaran, serta meningkatkan keterampilan dalam bidang yang dikuasainya. Melalui proses belajar yang berkelanjutan, ia berharap dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Matematika di tingkat madrasah ibtidaiyah.
Prestasi yang diraih dalam ajang SCE Sumatera Utara tersebut mendapat apresiasi dari Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MIN 1 Kota Medan, Ali Sanusi Rambe, M.Pd. Apresiasi disampaikan di halaman MIN 1 Kota Medan sebagai bentuk penghargaan atas usaha, ketekunan, dan pencapaian guru yang telah membawa nama baik madrasah dalam kompetisi tingkat provinsi.

Ali Sanusi Rambe menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Abdurrohman meraih dua medali perunggu pada dua cabang lomba yang berbeda. Menurutnya, prestasi tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa guru tetap dapat mengembangkan kemampuan akademik dan profesional di tengah tanggung jawabnya dalam mendidik siswa.
“Kami mengucapkan selamat dan terima kasih atas prestasi yang telah diraih. Ini merupakan kebanggaan bagi MIN 1 Kota Medan. Di tengah kesibukan mengajar dan membimbing siswa, beliau masih mampu meluangkan waktu untuk melakukan penelitian serta mengikuti kompetisi tingkat Sumatera Utara. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi guru-guru lainnya untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan kompetensi,” demikian pesan apresiasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Ia juga menilai bahwa keikutsertaan guru dalam kompetisi akademik dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan madrasah. Guru yang terus belajar dan mengembangkan diri diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam pembelajaran, sehingga siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik, efektif, dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, keberhasilan seorang guru tidak hanya dilihat dari aktivitas mengajar di dalam kelas, tetapi juga dari kesungguhan dalam meningkatkan kualitas diri dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Penelitian Tindakan Kelas, misalnya, dapat menjadi sarana bagi guru untuk mengidentifikasi persoalan pembelajaran, mencoba strategi yang lebih tepat, serta mengevaluasi hasilnya demi meningkatkan pemahaman siswa.
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan madrasah terhadap prestasi yang diraih, Ali Sanusi Rambe turut memberikan uang pembinaan kepada Abdurrohman Lubis. Pemberian tersebut menjadi bentuk penghargaan atas usaha dan dedikasi guru sekaligus dorongan agar semangat berprestasi terus tumbuh di lingkungan MIN 1 Kota Medan.
Ia menegaskan bahwa nilai utama dari pemberian tersebut bukan terletak pada besarnya nominal, melainkan pada perhatian dan kepedulian madrasah terhadap guru maupun siswa yang menunjukkan prestasi. Menurutnya, apresiasi merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan motivasi, membangun budaya berprestasi, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam memajukan madrasah.
“Jangan melihat dari berapa jumlah yang diberikan, tetapi pandanglah bahwa madrasah tetap memiliki perhatian kepada guru dan siswa yang berprestasi. Kami ingin setiap usaha dan pencapaian mendapatkan penghargaan yang layak, sehingga dapat menjadi penyemangat untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi madrasah,” ungkapnya.
Prestasi Abdurrohman diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi tenaga pendidik lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, penelitian, perlombaan, dan berbagai kegiatan pengembangan profesional. Semangat belajar sepanjang hayat menjadi salah satu modal penting bagi guru untuk menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Bagi siswa, keteladanan guru yang tekun belajar dan berani mengikuti kompetisi juga dapat menjadi dorongan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kedisiplinan, dan semangat berusaha. Guru tidak hanya memberikan pengetahuan melalui materi pelajaran, tetapi juga menunjukkan secara langsung pentingnya kerja keras, ketekunan, dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen MIN 1 Kota Medan dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah. Dengan memberikan ruang bagi guru untuk mengembangkan kemampuan dan mengapresiasi setiap pencapaian, madrasah diharapkan mampu membangun lingkungan pendidikan yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.
Melalui prestasi dua medali perunggu pada ajang SCE Sumatera Utara, Abdurrohman Lubis menunjukkan bahwa semangat belajar dan mengembangkan diri merupakan bagian penting dari pengabdian seorang pendidik. Capaian tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam melahirkan inovasi pembelajaran serta menginspirasi guru dan siswa MIN 1 Kota Medan untuk terus berprestasi.

