Medan (Humas) – Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan mengoptimalkan pelayanan administrasi pemberkasan bantuan bagi guru sekolah minggu dan penatua gereja di Kota Medan, Senin (26/10/2026). Pelayanan tersebut berlangsung di ruang Seksi Bimas Kristen Kemenag Medan sebagai bentuk fasilitasi administrasi bagi masyarakat yang akan menerima bantuan dari Pemerintah Kota Medan. Kegiatan ini bertujuan membantu para penerima bantuan dalam mempersiapkan dokumen sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Pelayanan tersebut diharapkan dapat mendukung proses pemberkasan yang lebih tertib, jelas, dan lancar.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Bimas Kristen Kemenag Medan, Sontur Saragih, M.Pd.K., menyampaikan bahwa pelayanan administrasi menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran proses pemberkasan bantuan. Menurutnya, pendampingan diperlukan agar guru sekolah minggu dan penatua gereja memahami persyaratan dokumen yang harus dipenuhi. “Kami berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada guru sekolah minggu dan penatua gereja agar proses pemberkasan bantuan dapat berjalan dengan baik serta dokumen yang diperlukan dipersiapkan sesuai ketentuan,” ujar Sontur. Ia berharap pelayanan tersebut dapat membantu masyarakat menjalani proses administrasi dengan lebih mudah dan terarah.
Dalam pelaksanaannya, petugas Seksi Bimas Kristen memberikan informasi mengenai kelengkapan dokumen yang dibutuhkan dalam proses pemberkasan. Selain itu, pemeriksaan berkas dilakukan untuk membantu mengidentifikasi dokumen yang masih perlu dilengkapi atau diperbaiki. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan ketelitian dan ketertiban administrasi bagi para penerima bantuan. Dengan pendampingan yang diberikan, masyarakat diharapkan dapat memahami tahapan pemberkasan secara lebih baik.
Staf Seksi Bimas Kristen Kemenag Medan, Junita Tumanggor, turut memberikan pendampingan kepada para penerima bantuan selama proses administrasi berlangsung. Ia menjelaskan bahwa ketelitian dalam menyiapkan dokumen sangat diperlukan agar berkas yang diserahkan sesuai dengan persyaratan. “Kami membantu memeriksa kelengkapan dokumen dan memberikan penjelasan apabila masih ada berkas yang perlu dilengkapi, sehingga masyarakat dapat mempersiapkan persyaratan administrasi dengan lebih baik,” ungkap Junita. Menurutnya, komunikasi yang jelas antara petugas dan penerima bantuan dapat mendukung kelancaran proses pemberkasan.
Sementara itu, pelayanan administrasi yang optimal memerlukan ketelitian, koordinasi, dan komunikasi yang baik antara petugas dengan masyarakat. Seksi Bimas Kristen Kemenag Medan berupaya memberikan informasi yang mudah dipahami agar para penerima bantuan mengetahui dokumen yang harus dipersiapkan. Senada dengan hal itu, pendampingan administrasi diharapkan dapat membantu mengurangi kendala dalam proses penyerahan berkas. Pelayanan yang responsif juga menjadi bagian dari upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan keagamaan.
Kemenag Medan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kepada masyarakat, khususnya bagi guru sekolah minggu dan penatua gereja yang mengurus pemberkasan bantuan dari Pemerintah Kota Medan. Pelayanan yang tertib dan informatif diharapkan dapat membantu para penerima bantuan memenuhi persyaratan administrasi dengan baik. Selain itu, pendampingan yang diberikan menjadi bagian dari komitmen Seksi Bimas Kristen dalam menghadirkan pelayanan yang responsif dan mudah diakses. Koordinasi antara petugas dan masyarakat diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pemberkasan bantuan tersebut.

