Kemenag Medan dan Dinas P3APMP2KB Perkuat Pembinaan Calon Pengantin dan Ketahanan Keluarga


Medan (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, menerima kunjungan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan, Vianti Dewi Nasution, S.Sos., dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Senin (26/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan tersebut membahas implementasi penguatan pembinaan calon pengantin, ketahanan keluarga, serta peran ayah melalui pemanfaatan Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dalam mendukung pembentukan keluarga yang berkualitas dan berketahanan.


Plt. Kepala Dinas P3APMP2KB Kota Medan, Vianti Dewi Nasution, S.Sos., hadir didampingi jajaran dinas terkait. Turut hadir Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kota Medan, H. Zainul Ihsan Nasution, SE, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Ahmad Kamil Harahap, MA, Koordinator Umum dan Humas, Ibdathul Akmalia, S.Pd., serta staf Bimas Islam, Dian Novita Sari. Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi untuk menyelaraskan program dan peran masing-masing instansi dalam pelaksanaan pembinaan keluarga di Kota Medan.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, H. Impun Siregar, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyampaikan bahwa program yang direncanakan sejalan dengan program Kementerian Agama, khususnya dalam pembinaan kehidupan berkeluarga. “Kerja sama ini sangat baik dan sejalan dengan program Kementerian Agama. Kami berharap melalui kolaborasi ini, pembinaan calon pengantin dan penguatan ketahanan keluarga dapat dilaksanakan secara lebih optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.


Selain itu, Impun Siregar menekankan pentingnya mengoptimalkan peran penyuluh agama dalam mendukung program keluarga sakinah. Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran strategis dalam memberikan bimbingan dan edukasi kepada masyarakat, termasuk calon pengantin dan pasangan suami istri, mengenai nilai-nilai kehidupan keluarga yang harmonis. Melalui keterlibatan penyuluh agama, pesan tentang tanggung jawab, komunikasi, serta pembentukan keluarga yang sakinah dapat disampaikan secara berkelanjutan hingga ke tingkat kecamatan.


Sementara itu, Kakan Kemenag Medan juga menyatakan dukungannya terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), yang mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak serta kehidupan keluarga. Ia menilai peran ayah tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan keluarga, tetapi juga mencakup kehadiran, perhatian, keteladanan, dan tanggung jawab dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Penguatan peran tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pembinaan calon pengantin dan berbagai upaya peningkatan kualitas keluarga.


Sementara itu, Plt. Kepala Dinas P3APMP2KB Kota Medan, Vianti Dewi Nasution, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kemenag Kota Medan merupakan langkah penting untuk memperkuat pelaksanaan program pembinaan keluarga melalui keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, pembinaan calon pengantin, penguatan ketahanan keluarga, serta peningkatan peran ayah perlu dilakukan secara berkesinambungan agar keluarga mampu menjalankan fungsinya dengan baik. “Kami berharap melalui kerja sama ini, program pembinaan calon pengantin, pemanfaatan Elsimil, dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia dapat semakin diperkuat melalui sinergi dengan Kementerian Agama, sehingga upaya membangun keluarga yang berkualitas dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ungkapnya.


Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, Kemenag Kota Medan akan menyampaikan informasi mengenai program ini kepada seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Koordinasi dengan penyuluh agama juga diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi kepada calon pengantin dan masyarakat. Melalui sinergi antara Kemenag Kota Medan dan Dinas P3APMP2KB Kota Medan, implementasi pembinaan calon pengantin, pemanfaatan Elsimil, penguatan ketahanan keluarga, serta Gerakan Ayah Teladan Indonesia diharapkan semakin terarah dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *