Medan (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Medan menggelar kegiatan Pekan Bahasa ke-3 dan Market Day Tahun 2026 pada 26–28 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung meriah di halaman MIN 5 Medan dengan melibatkan siswa kelas IV, V, dan VI sebagai peserta lomba. Mengusung tema “Bersatu dengan Bahasa, Cemerlang dengan Sastra”, kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kemampuan berbahasa dan bersastra. Suasana halaman madrasah tampak semarak dengan antusiasme siswa dan guru yang mendukung jalannya kegiatan.
Pekan Bahasa dan Sastra tahun ini menghadirkan berbagai perlombaan menarik yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan berbahasa sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri siswa. Adapun cabang lomba yang diselenggarakan meliputi berbalas pantun, pidato, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, puisi, dan paduan suara. Setiap cabang lomba memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sesuai dengan bidang yang diminati. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar menghargai karya, keberanian, dan kemampuan teman-temannya.
Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Bapak Munawar Rahyudi, S.Pd.I., selaku penanggung jawab Pekan Bahasa dan Sastra MIN 5 Kota Medan. Dalam menjalankan tugasnya, beliau bekerja sama dengan para guru yang terlibat sebagai panitia, koordinator perlombaan, serta anggota dewan juri. Seluruh guru bahu-membahu mempersiapkan kebutuhan kegiatan, mulai dari pengaturan teknis perlombaan hingga pelaksanaan penilaian. Kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap perlombaan berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Pada cabang lomba berbalas pantun, siswa ditantang untuk menyampaikan pantun secara kreatif, spontan, dan santun. Perlombaan ini melatih kemampuan peserta dalam mengolah kata, menyusun rima, serta menyampaikan pesan dengan cara yang menarik. Sementara itu, lomba pidato menjadi ajang bagi siswa untuk mengasah keberanian berbicara di depan umum dengan penyampaian yang jelas dan percaya diri. Kedua cabang lomba tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa Indonesia sekaligus melestarikan kekayaan sastra lisan Nusantara.
Lomba puisi menghadirkan suasana yang penuh penghayatan ketika para peserta membacakan karya dengan ekspresi, intonasi, dan penjiwaan masing-masing. Melalui kegiatan ini, siswa belajar memahami makna puisi serta menyampaikan pesan dan perasaan melalui keindahan bahasa. Pada lomba pembacaan UUD 1945, peserta menunjukkan kemampuan menghafal, ketepatan pelafalan, dan sikap yang baik saat membacakan teks konstitusi negara. Perlombaan ini sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan semangat kebangsaan, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap dasar hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tidak kalah menarik, lomba paduan suara menjadi ajang bagi siswa untuk memperlihatkan kekompakan, harmonisasi suara, dan kerja sama dalam kelompok. Setiap peserta dituntut untuk menyelaraskan suara serta mengikuti irama dengan baik agar menghasilkan penampilan yang indah. Kegiatan ini mengajarkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kebersamaan dan kedisiplinan seluruh anggota tim. Sorak dukungan dari teman-teman dan guru turut menambah semangat para peserta dalam menampilkan kemampuan terbaik mereka selama perlombaan berlangsung.
Selain perlombaan bahasa dan sastra, rangkaian kegiatan juga menghadirkan Market Day yang memberikan pengalaman belajar kewirausahaan bagi siswa. Melalui kegiatan ini, siswa berkesempatan mengenal proses jual beli, melatih komunikasi dengan pembeli, serta belajar bertanggung jawab dalam menjalankan kegiatan usaha sederhana. Market Day menjadi pelengkap yang menarik karena menghubungkan pembelajaran di madrasah dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan Pekan Bahasa dan Market Day tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk kreativitas, kemandirian, dan keterampilan sosial siswa.
Kepala MIN 5 Medan, Sri Darmawati, S.Pd., memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pekan Bahasa dan Sastra sebagai salah satu upaya mengembangkan potensi peserta didik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi siswa untuk berani tampil, menggali bakat, serta membangun karakter positif melalui bahasa dan seni. Selain itu, keterlibatan para guru sebagai panitia dan juri menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya positif di lingkungan MIN 5 Medan.
Puncak kegiatan sekaligus pengumuman pemenang dilaksanakan pada Rabu, 28 Oktober 2026, setelah upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda. Momen tersebut menjadi semakin istimewa karena semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda sejalan dengan tema Pekan Bahasa dan Sastra tahun ini. Para peserta menantikan hasil penilaian dewan juri setelah mengikuti perlombaan selama tiga hari. Siswa yang berhasil meraih juara memperoleh piala dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan, usaha, dan prestasi yang telah ditunjukkan selama mengikuti perlombaan.
Melalui Pekan Bahasa ke-3 dan Market Day Tahun 2026, MIN 5 Medan berharap dapat terus melahirkan generasi yang terampil berbahasa, mencintai sastra, berani berkarya, serta memiliki semangat persatuan. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat dikemas secara menyenangkan melalui pengalaman, kreativitas, dan kompetisi yang sehat. Apresiasi diberikan kepada seluruh panitia, para guru, peserta, dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara. Dengan semangat “Bersatu dengan Bahasa, Cemerlang dengan Sastra”, MIN 5 Kota Medan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat dan karakter siswa demi mewujudkan generasi madrasah yang berprestasi dan berakhlak mulia.

